KA Logawa Tabrak Truk di Nganjuk, Sopir Tewas, Jalur Sempat Lumpuh
Kamis, 09 Jul 2026, 18:47 WIBNGANJUK â Perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa terganggu setelah KA Logawa menabrak sebuah truk boks di perlintasan sebidang resmi terjaga (JPL 103) KM 126+428, petak jalan antara Stasiun Bagor dan Saradan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/7) sekitar pukul 14.34 WIB.
Kecelakaan itu tidak hanya mengganggu operasional perjalanan kereta api, tetapi juga menimbulkan korban jiwa. Sopir truk dilaporkan tewas di lokasi, sementara seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah tertimpa badan truk yang terpental akibat benturan.
Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, truk boks J&T Express bernomor polisi L 9417 CL diduga tetap melintas meski palang pintu perlintasan telah tertutup. Pada saat bersamaan, KA Logawa melintas dan menghantam truk hingga terguling dan ringsek parah. Badan truk kemudian menimpa sepeda motor Honda Supra yang berada di sampingnya.
Kapolsek Bagor AKP Winih mengatakan sopir truk meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.Â
"Truk boks diduga menerobos palang pintu perlintasan. Bersamaan dengan itu muncul KA Logawa yang menghantam truk hingga ringsek. Di sebelah truk ada motor Honda Supra yang ikut tertimpa truk dan pengendaranya mengalami luka-luka," ujar Winih.
Korban pengendara motor langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan jenazah sopir truk telah dievakuasi petugas. Polisi dari Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Manager KAI Daop 7 Madiun, Tohari, membenarkan insiden yang melibatkan KA Logawa dan sebuah truk tersebut.
"Benar, telah terjadi insiden kecelakaan di JPL 103 KM 126+428 antara Stasiun Bagor dan Saradan yang melibatkan KA Logawa dengan sebuah truk," ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, jalur hulu dan hilir sempat tidak dapat dilalui. Sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan maupun berhenti luar biasa (BLB), di antaranya KA Ranggajati, KA Argo Semeru, KA Brantas, KA Argo Wilis, KA Jayakarta, serta beberapa perjalanan kereta lainnya yang melintasi lintas tersebut.
Dampak gangguan juga dirasakan di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya. Hingga pembaruan terakhir, sedikitnya tiga kereta api mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Surabaya Gubeng, yakni:
KA Ranggajati relasi CirebonâSurabaya GubengâJember terlambat sekitar 93 menit.
KA Argo Semeru relasi GambirâSurabaya Gubeng terlambat sekitar 63 menit.
KA Argo Wilis relasi BandungâSurabaya Gubeng terlambat sekitar 21 menit.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan keterlambatan tersebut merupakan dampak dari proses penanganan kecelakaan di wilayah Daop 7 Madiun.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan kedatangan KA di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Keterlambatan ini merupakan dampak dari insiden KA PLB 247C Logawa yang tertemper truk di petak jalan SaradanâBagor. KAI terus berupaya memulihkan operasional secepat mungkin dengan tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama," kata Mahendro.
Sementara itu, KAI Daop 7 Madiun menyatakan petugas bersama pihak terkait masih melakukan penanganan di lokasi untuk mempercepat normalisasi jalur. Seluruh proses dilakukan sesuai prosedur operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan sebelum perjalanan kereta kembali dibuka secara normal.
- Kecelakaan Kereta Api
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Menyiagakan Petugas Gabungan di Destinasi Wisata Pantai Selatan Cianjur
-
Jepang Beri Subsidi BBM untuk Cegah Kenaikan Harga Imbas Konflik Timteng
-
Jelang Laga Penentu Persib Bandung Vs Persijap Jepara, Julio Cesar Ingatkan Tim Tetap Fokus
-
Temuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan: Tim Gegana Pastikan Steril Bahan Peledak
-
Kecelakaan Kereta Bekasi, Ketua DPR Puan Maharani Ingatkan Keamanan Jalur Kereta Harus Diperbaiki
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.