Ferrari Raih Dua Kemenangan dalam Tiga Balapan, Fred Vasseur Tetap Enggan Bicara Soal Gelar Juara F1

Rabu, 08 Jul 2026, 00:05 WIB

LONDON – Ferrari terus menunjukkan tren positif pada musim Formula 1 2026. Namun, Team Principal Fred Vasseur memilih meredam euforia dan menegaskan timnya belum pantas disebut sebagai kandidat utama juara dunia meski telah mengamankan dua kemenangan dalam tiga seri terakhir.

Kemenangan terbaru diraih Charles Leclerc pada Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7) waktu setempat. Hasil itu melanjutkan momentum Ferrari setelah Lewis Hamilton lebih dulu membawa tim Kuda Jingkrak menjadi juara pada Grand Prix Spanyol sekitar satu bulan lalu.

Ket. Foto: Team Principal Ferrari, Fred Vasseur — Sumber: Istimewa

Meski performa Ferrari terus membaik, Vasseur meminta seluruh tim tetap fokus dan tidak terlena oleh hasil yang diraih.

"Persaingan memperebutkan gelar juara itu adalah istilah dari Anda," kata Vasseur ketika ditanya mengenai peluang Ferrari dalam perebutan gelar dunia yang kini mulai mengerucut menjadi duel dengan Mercedes.

"Setelah Barcelona, saya mendengar komentar bahwa Ferrari sudah kembali dalam persaingan gelar. Jawaban saya saat itu adalah tidak. Seminggu kemudian, Anda mengatakan Ferrari sudah habis. Jawaban saya juga tetap tidak."

Vasseur menegaskan pendekatan yang sama akan terus diterapkannya kepada seluruh anggota tim.

"Saya akan mengatakan kepada semua orang, 'Kami menjalani akhir pekan yang bagus. Sekarang mari fokus ke Spa. Bukan berarti kami sudah menjadi juara. Kami juga bukan tim yang tertinggal. Kami hanya terus berkembang sedikit demi sedikit.'"

Hasil positif dalam beberapa balapan terakhir membuat Ferrari perlahan memangkas jarak dengan Mercedes pada klasemen konstruktor.

Ferrari kini mengoleksi selisih 78 poin dari Mercedes yang masih memimpin klasemen tim.

Di klasemen pembalap, juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton menempati posisi ketiga dengan selisih 32 poin dari pemuncak klasemen, Kimi Antonelli dari Mercedes.

Sementara kemenangan di Silverstone mengangkat Charles Leclerc ke posisi keempat klasemen sementara. Pembalap asal Monako itu kini terpaut 39 poin dari Hamilton.

Meski demikian, Ferrari sempat kehilangan momentum setelah gagal menempatkan pembalapnya di podium pada Grand Prix Austria yang berlangsung di antara kemenangan Hamilton di Spanyol dan keberhasilan Leclerc di Inggris.

Formula 1 selanjutnya akan berlanjut ke Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, salah satu lintasan paling legendaris dalam kalender balap.

Leclerc memiliki kenangan manis di sirkuit tersebut setelah meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari pada musim 2019. Hamilton juga memiliki catatan impresif di Spa dengan sejumlah kemenangan saat masih membela Mercedes maupun McLaren.

Meski Ferrari tampil kompetitif, Vasseur menilai Mercedes masih memiliki sedikit keunggulan dari sisi performa murni, terutama dalam sesi kualifikasi.

Sepanjang musim ini, Mercedes telah memenangkan tujuh dari sembilan seri dan selalu merebut posisi pole, menunjukkan konsistensi yang masih sulit ditandingi rival-rivalnya.

Baik Hamilton maupun Leclerc sama-sama yakin Ferrari kini mampu bersaing secara konsisten dengan Mercedes dalam perebutan kemenangan.

Keyakinan itu juga diamini Team Principal Mercedes, Toto Wolff, yang menilai Ferrari akan menjadi pesaing serius hingga akhir musim.

Pembalap Mercedes, George Russell, bahkan mengakui performa Ferrari semakin mengkhawatirkan setelah melihat kecepatan mereka di Silverstone.

Russell yang finis di posisi kedua setelah diuntungkan keluarnya safety car—sementara rekan setimnya Kimi Antonelli gagal finis akibat masalah mekanis—menilai Ferrari kini benar-benar telah masuk dalam persaingan gelar.

"Mereka (Ferrari) terlihat sangat cepat. Jadi, persaingan benar-benar dimulai sekarang," ujar pembalap asal Inggris tersebut.

Dengan momentum yang terus meningkat, Ferrari mulai memangkas jarak dari Mercedes. Namun, sesuai pesan Fred Vasseur, tim asal Maranello itu memilih tetap membumi dan mengalihkan fokus sepenuhnya ke Grand Prix Belgia, yang diyakini akan menjadi ujian penting dalam menentukan arah perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim 2026.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.