Wimbledon 2026: Cobolli dan Paolini Melaju ke Perempat Final, Arthur Fery Jaga Asa Tuan Rumah

Selasa, 07 Jul 2026, 09:08 WIB

LONDON – Petenis Italia terus menunjukkan dominasi di Wimbledon 2026. Flavio Cobolli dan Jasmine Paolini sama-sama memastikan tempat di perempat final, sementara harapan tuan rumah tetap hidup berkat kemenangan dramatis Arthur Fery pada pertandingan babak keempat, Selasa (7/7) dini hari WIB.

Di tengah cuaca panas yang kembali menyelimuti London, Cobolli tampil impresif untuk menyingkirkan unggulan kelima asal Australia, Alex de Minaur, dengan skor 7-5, 7-6(4), 6-3 di Court One.

Ket. Foto: Jasmine Paolini. — Sumber: WTA

Pertandingan sempat dua kali dihentikan karena beberapa penonton mengalami gangguan kesehatan akibat suhu yang tinggi. Namun situasi tersebut tidak mengganggu konsentrasi Cobolli yang tampil tenang sepanjang laga.

Petenis unggulan kesembilan itu memperlihatkan permainan agresif dengan pukulan-pukulan keras dari baseline, termasuk sebuah forehand winner berputar yang menjadi salah satu momen terbaik pertandingan.

"Rasanya luar biasa. Ini salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya mainkan, terutama di lapangan rumput yang selalu sulit," ujar Cobolli.

Ia mengaku bangga mampu mencapai perempat final Wimbledon untuk dua tahun beruntun.

"Saya menemukan cara untuk mempertahankan level permainan tinggi sepanjang pertandingan. Saya sangat bangga bisa kembali mencapai perempat final di Wimbledon. Itu sangat berarti bagi saya."

Cobolli juga mengaku menikmati atmosfer Court One untuk pertama kalinya dalam kariernya.

"Suasananya luar biasa. Saya sangat senang bermain di sana. Dukungan penonton dan pantulan bola terasa sangat istimewa."

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi De Minaur yang kembali gagal menembus babak delapan besar Grand Slam untuk kedelapan kalinya.

Petenis berusia 27 tahun itu mengaku sangat terpukul dengan performanya. "Saya rasa salah satu dari kami masuk lapangan untuk memenangkan pertandingan, sementara yang lainnya masuk hanya agar tidak kalah. Saya rasa semua orang tahu siapa yang melakukan yang mana."

Ia menambahkan kekalahan tersebut sangat menyakitkan setelah bertahun-tahun bekerja keras.

"Ini benar-benar menghancurkan hati saya. Saya menghabiskan begitu banyak waktu untuk berlatih demi momen seperti ini, tetapi saya gagal memanfaatkannya."

Sementara itu, finalis Wimbledon 2024 Paolini juga melanjutkan langkahnya setelah mengalahkan petenis sensasional asal Filipina, Alexandra Eala, dengan skor 6-4, 4-6, 6-3 di Centre Court.

Kemenangan tersebut menjaga peluang Paolini kembali melangkah jauh di All England Club meski persiapannya sempat terganggu cedera kaki yang masih dirasakannya sepanjang musim ini.

"Saya menikmati bermain tenis lagi. Tentu semuanya lebih mudah ketika Anda bermain baik. Namun saya ingin tetap mempertahankan pola pikir positif meskipun menghadapi masa-masa sulit," kata Paolini.

Di babak perempat final, unggulan ke-13 itu akan menghadapi petenis Ukraina, Marta Kostyuk.

Kostyuk melangkah ke delapan besar usai mengalahkan petenis kualifikasi Amerika Serikat, Ashlyn Krueger, dengan skor 6-4, 6-4.

Ia mengakui tekanan sebagai favorit dan cuaca panas membuat pertandingan berjalan tidak mudah.

"Ini pertandingan yang cukup menegangkan karena saya datang sebagai unggulan dan memiliki peluang besar mencapai perempat final pertama di Wimbledon. Tekanan tentu lebih besar, ditambah cuaca panas yang tidak membantu."

Di sektor putri lainnya, petenis Republik Ceko Linda Noskova mencatat pencapaian terbaiknya di Grand Slam setelah mengalahkan juara Australian Open, Madison Keys, dengan skor 6-4, 7-6(2).

Noskova yang baru berusia 21 tahun kini mengikuti jejak para juara Wimbledon asal Ceko seperti Petra Kvitova, Marketa Vondrousova, dan Barbora Krejcikova.

Di babak berikutnya, ia akan menghadapi petenis Belgia Elise Mertens yang mengalahkan kompatriot Noskova, Marie Bouzkova, 6-4, 6-4.

Sorotan lain datang dari petenis tuan rumah Arthur Fery yang mempertahankan asa publik Inggris. Fery menyingkirkan sesama penerima wildcard, Grigor Dimitrov, dalam duel maraton hampir empat jam dengan skor 7-5, 3-6, 4-6, 6-4, 7-6(10-7).

Kemenangan itu membuat Fery menjadi satu-satunya wakil Inggris yang tersisa di nomor tunggal Wimbledon tahun ini.

Di pertandingan lain, petenis Amerika Serikat Taylor Fritz melangkah ke perempat final Wimbledon untuk keempat kalinya dalam lima tahun terakhir setelah mengalahkan unggulan ke-10 asal Kazakhstan, Alexander Bublik, dengan skor 7-6(1), 6-4, 6-4.

Sementara itu, pertandingan antara juara Prancis Open 2026 Alexander Zverev melawan petenis Ceko Jiri Lehecka harus ditunda akibat aturan jam malam Wimbledon. Saat pertandingan dihentikan pukul 23.00 waktu setempat, Zverev unggul 6-4, 7-5, 3-3 dan laga akan dilanjutkan pada hari Selasa.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.