Sinner Siap Hadapi Gelombang Panas Wimbledon, Tak Mau Lagi Terkendala Cuaca
Selasa, 07 Jul 2026, 00:03 WIBLONDON â Jannik Sinner menegaskan dirinya telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi cuaca panas yang diperkirakan kembali melanda Wimbledon pada pekan ini. Petenis nomor satu dunia itu berharap tidak lagi mengalami kendala fisik seperti yang terjadi pada dua turnamen Grand Slam sebelumnya.
Setelah gelombang panas yang memecahkan rekor suhu Inggris pada akhir Juni dengan temperatur mencapai sekitar 37 derajat Celsius, prakiraan cuaca menunjukkan suhu di pekan kedua Wimbledon kembali akan menembus angka 30 derajat Celsius.
Sinner, yang berasal dari kawasan pegunungan South Tyrol di Italia utara, sempat mengalami kesulitan saat bertanding dalam kondisi cuaca ekstrem tahun ini. Pada ajang Grand Slam sebelumnya di Paris, ia mengalami penurunan kondisi fisik ketika suhu udara sangat tinggi. Sementara di Australian Open awal tahun, ia juga sempat mengalami kram pada pertandingan awal.
Kini, juara empat Grand Slam tersebut memastikan dirinya telah melakukan persiapan yang lebih matang untuk menghadapi tantangan serupa di Wimbledon.
"Saya rasa Anda tahu jadwal pertandingan lebih baik daripada saya. Saya sendiri belum tahu kapan akan dimainkan. Bagi saya tidak masalah bermain kapan saja. Saya sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik. Persiapan kami berjalan maksimal," ujar Sinner usai mengalahkan petenis Jepang Shintaro Mochizuki dengan skor 6-3, 7-6(0), 6-3.
Pada babak perempat final, Sinner akan menghadapi wakil Jerman Jan-Lennard Struff dalam laga yang diperkirakan berlangsung sengit.
Petenis Italia itu mengaku tidak ingin terlalu memikirkan pengalaman buruk yang pernah dialaminya saat bertanding dalam cuaca panas.
"Apa pun yang terjadi di masa lalu sudah berlalu. Sekarang kita akan melihat apakah kami sudah menemukan solusinya. Kalau ternyata belum, kami akan terus bekerja untuk memperbaikinya pada kesempatan berikutnya. Namun, ini adalah perempat final Grand Slam, sehingga perasaannya tentu berbeda," katanya.
Menurut Sinner, tekanan pertandingan akan semakin besar seiring semakin dekatnya persaingan menuju gelar juara. Meski demikian, ia mengaku menikmati posisinya saat ini dan siap menghadapi tantangan berikutnya.
"Jelas setiap putaran menjadi semakin besar dan semakin penting. Perhatian terhadap setiap detail juga meningkat. Kami selalu berusaha mempersiapkan setiap pertandingan seolah-olah itu adalah laga yang paling penting," ucapnya.
Sinner menambahkan bahwa fokus utamanya adalah mengendalikan hal-hal yang masih berada dalam kendalinya, sementara persoalan lain akan diatasi saat pertandingan berlangsung.
"Saya hanya berusaha mengontrol apa yang bisa kami kendalikan. Selebihnya, kami akan mencoba mencari solusi terhadap setiap situasi yang muncul di lapangan," tutupnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Jannik Sinner Siap Catatkan Career Grand Slam di Roland Garros
-
Kasus Dugaan Pungli Seleksi Satpol PP Sulsel Disorot Legislator DPRD.
-
Hari Buku Nasional, Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata
-
Lima Penyelam Italia Tewas di Dalam Gua Bawah Laut Maladewa
-
Pecahkan Rekor Roger Federer, Djokovic Melaju Perempat Final Wimbledon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.