BPBD Banyumas Distribusikan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan
Senin, 06 Jul 2026, 16:21 WIBPURWOKERTO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan pada musim kemarau untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh pasokan bersih.
"Untuk hari ini kami jadwalkan penyaluran 15.000 liter air bersih ke Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas dan Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang,â kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banyumas Abdul Ladjis di Purwokerto, Banyumas, Senin.
Dalam hal ini, kata dia, Desa Tamansari mendapat dua tangki atau 10.000 liter, sedangkan Desa Karanglewas mendapat satu tangki atau 5.000 liter.
Sebelumnya, lanjut dia, BPBD Banyumas telah mendistribusikan sekitar 30.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Tamansari dan Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur.
âKebutuhan air bersih diperkirakan terus meningkat seiring berlangsungnya musim kemarau, sehingga kami telah menyusun jadwal distribusi ke wilayah lain yang mulai mengalami kekeringan,â katanya
Ia mengatakan dua desa yang masuk dalam jadwal penyaluran adalah Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh dan Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen, yang akan mendapatkan bantuan air bersih sebanyak lima tangki dari BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Satria Banyumas.
âHari ini dijadwalkan tiga tangki untuk Desa Nusadadi, sedangkan dua tangki lainnya akan disalurkan ke Desa Kedungpring pada hari berikutnya (7/7). Seluruh pendistribusian tetap berada dalam koordinasi BPBD," katanya.
Ladjis mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar distribusi bantuan air bersih dapat menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan selama musim kemarau.
Menurut dia, BPBD Banyumas juga terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di lapangan serta membuka kemungkinan penambahan lokasi distribusi apabila jumlah desa terdampak terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Dirut PLN Menghadap Presiden, Lapor Soal Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
-
6 Kebiasaan Siang Hari yang Tanpa Sadar Bisa Bikin Gendut
-
Meksiko Jadi Tim Pertama Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan Korea Selatan
-
Sungai Cisadane mulai mengering
-
Ekspor Desa Belum Mulus, Barantin Soroti Empat Tantangan Besar
-
Sawah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi
-
YLKI Desak Pemerintah Turun Tangan Atasi Persoalan Listrik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.