- Home
-
- Luar Negeri
-
- Blunder! PM Australia Alba...
Blunder! PM Australia Albanese Minta Maaf atas Komentar Seksis tentang Kylie Minogue
Senin, 06 Jul 2026, 08:45 WIBSYDNEY - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese meminta maaf "tanpa syarat" terkait komentarnya tentang penyanyi Kylie Minogue di sebuah podcast.Â
Dalam episode podcast "Bush Deep" yang disiarkan hari Jumat, Albanese diminta pembawa acara Nikki Osborne untuk memainkan sebuah permainan (game) bertema "berhubungan seks, menikah, berkencan".Â
"Kylie Minogue, Nicole Kidman, atau Rhonda Burchmore?" tanya Osborne kepada sang perdana menteri seperti dikutip ABC News.Â
Awalnya, Albanese tidak menjawab, dan kemudian mengatakan bahwa dia "baru saja menikah" dan "baru enam bulan menjalani pernikahan".
Namun ketika didesak tentang apa yang akan terjadi jika pernikahannya berantakan, Albanese berkata, "Oh, Kylie jelas."Â
"Anda akan menikahi Kylie, berhubungan intim dengannya, dan berkencan dengannya?" tanya Osborne.Â
"Semua hal di atas," jawab Albanese.
Selama podcast tersebut, Albanese juga memberikan komentar tentang kehidupan seksnya dengan istrinya, Jodie Haydon, dan mengatakan bahwa kemenangan tim South Sydney Rugby League adalah afrodisiak yang baik.
Pada hari Senin (6/7), PM Albanese mengeluarkan pernyataan melalui kantornya yang berisi permintaan maaf.Â
"Saya meminta maaf tanpa syarat atas komentar tersebut," katanya.
Dikecam Legislator Perempuan Â
Anggota parlemen Community Strong, Zali Steggall, menyebut komentar tersebut "sama sekali tidak pantas" dan mengatakan Albanese seharusnya tidak pernah berpartisipasi dalam permainan tersebut.Â
"Dia perlu belajar untuk melawan, memberi contoh, dan menyebutnya sebagai tindakan seksis," katanya.Â
Menteri Komunikasi Bayangan Sarah Henderson juga mengecam perdana menteri, dengan mengatakan: "Rakyat Australia pantas mendapatkan yang lebih baik."
"Alih-alih menolak berdiskusi dengan sopan, Bapak Albanese malah menggunakan kata-kata kasar dan kotor, yang menunjukkan penilaian yang sangat buruk pada saat kepercayaan terhadap Partai Buruh sedang runtuh," katanya.
"Ucapan kasar Bapak Albanese yang seperti di ruang ganti membuat klaim Partai Buruh sebagai pembela perempuan menjadi bahan olok-olok. Seberapa rendahkah perdana menteri ini bisa bertindak? Rakyat Australia pantas mendapatkan yang lebih baik dari ini."
Sebelumnya, anggota parlemen senior pemerintah, Tanya Plibersek, membela rekam jejak Albanese dan mengatakan bahwa pemerintah memiliki kredibilitas yang kuat dalam hal kesetaraan perempuan.Â
"Saya tidak akan mengomentari podcast yang belum saya dengar. Saya hanya mendengar beberapa detik saja," kata Plibersek pada Senin pagi, sebelum Albanese menyampaikan permintaan maafnya.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Menhan terima kunjungan Wakil PM Australia
-
Pemkab Bangka Barat Gandeng Swasta Semarakkan Peringatan Kemerdekaan
-
Ledakan Emisi di Jawa: Harga Mahal Urbanisasi Tak Terkendali
-
Liverpool Kian Terpuruk Usai Terusungkur di Kandang Brentford
-
Antrean Panjang Semalaman Warnai Peluncuran Jam Tangan Audemars Piguet x Swatch di Singapura
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.