Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka, Djokovic Ukir Rekor Baru

Senin, 06 Jul 2026, 09:00 WIB

LONDON – Kejutan besar kembali mewarnai Wimbledon 2026. Naomi Osaka tampil luar biasa untuk menumbangkan unggulan pertama Aryna Sabalenka, sementara Novak Djokovic harus bekerja keras sebelum memastikan tiket ke perempat final sekaligus mengukir rekor baru di All England Club.

Osaka tampil nyaris sempurna saat mengalahkan Sabalenka dengan skor 6-2, 7-6 (7/2) pada babak keempat, Senin (6/7) dini hari WIB. Kemenangan tersebut membawa petenis Jepang itu untuk pertama kalinya menembus perempat final Wimbledon.

Ket. Foto: Naomi Osaka. — Sumber: WTA

Hasil itu sekaligus melengkapi tumbangnya tiga unggulan teratas sektor tunggal putri. Sebelumnya, juara bertahan Iga Swiatek dan juara Wimbledon 2022 Elena Rybakina juga telah tersingkir lebih dulu.

Dengan kekalahan juara bertahan Barbora Krejcikova dari kompatriotnya Karolina Muchova, Wimbledon dipastikan kembali melahirkan juara baru untuk sembilan edisi berturut-turut.

Osaka tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Mantan petenis nomor satu dunia itu terus menekan Sabalenka lewat kombinasi servis keras dan pukulan groundstroke akurat yang membuat lawannya kesulitan mengembangkan permainan.

Kemenangan ini terasa istimewa karena Osaka sebelumnya selalu kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan Sabalenka musim ini, termasuk di Prancis Open.

"Sudah lama saya tidak merasakan kesenangan sebesar ini saat berada di lapangan. Bisa melakukannya di Wimbledon benar-benar sangat berarti," kata Osaka.

"Saya kalah tiga kali berturut-turut darinya. Itu sangat menyakitkan. Karena itu saya benar-benar ingin membalikkan keadaan."

Osaka juga mengaku sengaja tampil lebih sederhana saat memasuki Centre Court. Berbeda dengan penampilan awal turnamen yang mengenakan busana bergaya kimono terinspirasi karakter film Kill Bill, kali ini ia memilih lebih fokus pada pertandingan.

"Sekarang saya ingin lebih fokus pada tenis saya, jadi saya memilih tampil lebih sederhana," ujarnya.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Sabalenka. Setelah tiga kali beruntun gagal di semifinal Wimbledon, unggulan utama itu kembali harus mengubur impiannya merebut gelar.

"Untuk saat ini saya hanya ingin mabuk dan melupakan tenis," ujar Sabalenka dengan nada frustrasi seusai pertandingan.

Di perempat final, Osaka akan menghadapi unggulan ke-10 Karolina Muchova, yang menyingkirkan juara bertahan Barbora Krejcikova dengan skor 7-5, 5-7, 6-3.

Sementara itu, Novak Djokovic juga lolos ke delapan besar, tetapi harus melalui pertandingan yang jauh dari kata sempurna.

Petenis Serbia berusia 39 tahun tersebut mengalahkan petenis kualifikasi asal Rusia Roman Safiullin dengan skor 7-6 (8/6), 6-3, 3-6, 6-3.

Meski menang, Djokovic mengaku tidak menikmati penampilannya.

"Sejujurnya saya tidak merasa bermain dengan baik. Saya hanya lega bisa keluar sebagai pemenang. Tidak ada rasa puas ataupun menikmati pertandingan hari ini," kata Djokovic.

Kemenangan itu tetap menjadi momen bersejarah karena merupakan kemenangan ke-106 Djokovic di Wimbledon, melewati rekor milik legenda Swiss Roger Federer sebagai pemain putra dengan kemenangan terbanyak di turnamen tersebut.

Djokovic kini mencapai perempat final Wimbledon untuk ke-17 kalinya dan masih menjaga asa menyamai rekor delapan gelar Wimbledon milik Federer.

Selanjutnya, Djokovic akan menghadapi unggulan ketiga asal Kanada Felix Auger-Aliassime, yang lolos setelah mengalahkan petenis Spanyol Alejandro Davidovich Fokina dalam pertarungan maraton selama 4 jam 26 menit.

Jika berhasil menang, Djokovic berpotensi bertemu unggulan pertama Jannik Sinner di semifinal.

Sinner tampil tanpa hambatan berarti saat menyingkirkan petenis Jepang Shintaro Mochizuki dengan skor 6-3, 7-6 (7/0), 6-3.

Di babak delapan besar, petenis Italia itu akan menghadapi veteran Jerman Jan-Lennard Struff, yang untuk pertama kalinya mencapai perempat final Grand Slam pada percobaan ke-47 sepanjang kariernya setelah lawannya, Hubert Hurkacz, mundur akibat cedera pinggul kiri.

Dominasi petenis Amerika Serikat juga berlanjut. Jessica Pegula bangkit mengalahkan remaja 18 tahun Iva Jovic dengan skor 4-6, 6-3, 6-1.

Sementara itu, Coco Gauff harus berjuang hingga larut malam sebelum menyingkirkan petenis Swiss Belinda Bencic dengan skor 4-6, 6-3, 6-4, hanya dua menit sebelum batas waktu pertandingan Wimbledon pukul 23.00 waktu setempat.

Pegula dan Gauff akan saling berhadapan di perempat final, memastikan satu wakil Amerika Serikat melaju ke semifinal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.