• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Antrean Panjang Semalaman ...

Antrean Panjang Semalaman Warnai Peluncuran Jam Tangan Audemars Piguet x Swatch di Singapura

Sabtu, 16 Mei 2026, 18:20 WIB

Singapura – Antrean panjang sudah terlihat di Ion Orchard dan The Shoppes at Marina Bay Sands pada Jumat (15/5) malam, sehari sebelum peluncuran resmi koleksi jam tangan baru Audemars Piguet x Swatch Bioceramic Royal Pop Collection di gerai Swatch yang berada di kedua pusat perbelanjaan tersebut.

Dilansir dari The Straits Times, ketika mengunjungi Ion Orchard sekitar pukul 18.00 waktu setempat, puluhan orang sudah berkumpul di luar Bacha Coffee di lantai 1, yang dijadikan area antrean sementara untuk peluncuran koleksi tersebut.

Ket. Foto: Karyawan pembuat jam mewah asal Swiss, Audemars Piguet, memeriksa sebuah jam tangan. — Sumber: AFP

Mereka membawa kursi lipat, power bank, makanan ringan, hingga selimut untuk bertahan semalaman demi mendapatkan kesempatan membeli jam tangan edisi terbatas itu.

Koleksi tersebut memadukan desain ikonik Royal Oak milik Audemars Piguet dengan lini Pop Swatch era 1980-an. Koleksi ini terdiri dari delapan jam saku Bioceramic berwarna cerah yang dilengkapi tali gantung. Harga tiap jam tangan dibanderol antara 535 dolar Singapura hingga 570 dolar Singapura.

Meski antrean resmi baru dibuka pada 16 Mei pukul 07.00 pagi, para pengantre awal di Ion Orchard sudah mendapatkan nomor antrean tidak resmi.

The Straits Times melaporkan bahwa nomor tersebut dibagikan oleh salah satu pembeli menggunakan secarik kertas guna menciptakan sistem antrean yang lebih tertib.

Seorang perempuan menunjukkan nomor antreannya kepada media, yakni 118. Para pengantre mengatakan nomor tersebut nantinya akan menentukan urutan pembagian nomor antrean resmi pada pagi hari.

Salah satu orang yang datang paling awal adalah mahasiswa ITE College East, Aniqi Adel, yang tiba di Ion Orchard sekitar pukul 13.00 pada 15 Mei dan menjadi orang kedua dalam antrean tidak resmi.

Aniqi yang berusia 18 tahun berseloroh bahwa strategi bertahannya adalah “100PLUS sampai pagi”, ditemani “darah, keringat, dan air mata”.

Meski belum memutuskan model mana yang ingin dibeli, ia menyebut koleksi tersebut sangat unik dan merepresentasikan “kemewahan yang subtil”, serta tertarik memiliki “sesuatu yang bernilai”.

Di lokasi yang sama, lulusan Republic Polytechnic, Lim Jun Yu, 20 tahun, sudah berkemah sejak pukul 16.30 dan berada di posisi ke-68 antrean pada malam hari.

Ia mengatakan sempat terjadi keributan kecil antara dua kelompok saat dirinya tiba di Ion Orchard, yang kemudian memicu pembagian nomor antrean tidak resmi.

“Ada perdebatan besar soal aturan antrean. Lalu seseorang mulai membagikan nomor antrean tidak resmi dan menandatangani bagian belakang kertas sebagai bukti keaslian,” ujarnya.

Meski mengakui adanya kemungkinan jam tangan tersebut dijual kembali dengan harga lebih tinggi, Lim mengatakan pengalaman mengantre justru menjadi daya tarik tersendiri. Ia membandingkan suasananya dengan demam tiket konser Taylor Swift pada 2023.

“Saya datang sebenarnya lebih untuk pengalaman. Ini lebih soal keinginan daripada kebutuhan,” katanya. Ia menambahkan dirinya dan teman-temannya berencana menghabiskan uang hingga ribuan dolar Singapura untuk pembelian tersebut.

Lim membawa buku, makanan ringan, dan telepon genggam untuk menemani waktu tunggu panjang. Menurutnya, menghadapi cuaca yang tidak menentu dan antrean panjang adalah “bagian dari proses”.

Sekitar pukul 18.40, petugas keamanan mal datang untuk membubarkan kerumunan di Ion Orchard.

Sistem Antrean

Sementara itu di The Shoppes at Marina Bay Sands, antrean di Exit B Stasiun MRT Bayfront terlihat jauh lebih panjang sekitar pukul 19.30, membentang dari satu ujung pintu keluar ke ujung lainnya.

Berbeda dengan antrean informal di Ion Orchard, area tersebut sudah dilengkapi pembatas antrean dengan ratusan orang berdiri tertib.

Salah satu pengantre, Skye Tian yang berusia 23 tahun, bergabung dalam antrean sekitar pukul 17.00 bersama beberapa rekannya.

Saat ditanya bagaimana dirinya bertahan semalaman, ia sambil tertawa menjawab, “Tidak minum terlalu banyak air”, agar tidak sering pergi ke toilet.

Tian, yang akan mulai kuliah di Singapore University of Social Sciences pada 2026, mengatakan dirinya ingin membeli model berwarna putih sebagai hadiah ulang tahun untuk adiknya.

Sekitar pukul 21.00, Aniqi melihat mulai terbentuk dua barisan antrean di luar Bacha Coffee, yakni satu mengikuti nomor antrean tidak resmi dan satu lagi tidak.

“Saya rasa mungkin akan ada sedikit perdebatan, tapi sejauh ini mayoritas tampaknya ingin mengikuti sistem antrean tidak resmi ini,” katanya.

Namun pada pukul 22.00, Lim mengatakan kedua barisan mulai bercampur di depan Ion Orchard.

“Sekarang benar-benar kacau. Tidak ada yang mengikuti aturan lagi. Orang-orang mulai saling dorong untuk maju ke depan dan perlahan mendekati pintu masuk,” ujarnya.

Koleksi Audemars Piguet x Swatch Bioceramic Royal Pop Collection resmi diluncurkan pada 16 Mei pukul 10.00 di gerai Swatch yang berada di Ion Orchard, The Shoppes at Marina Bay Sands, dan VivoCity. Pembelian dibatasi hanya satu jam tangan per orang di setiap toko setiap harinya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.