65 Kampung Nelayan Jadi Mesin Ekonomi Baru, KKP Target Tekan Kemiskinan Pesisir

Senin, 06 Jul 2026, 18:35 WIB

JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengakselerasi upaya pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir. Puluhan perwakilan pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pengelola 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dibekali pengetahuan teknis, manajerial, hingga akses pembiayaan usaha agar mampu menjadi penggerak ekonomi di desanya.

“Kegiatan ini untuk memastikan terwujudnya visi misi Presiden Prabowo sekaligus mewujudkan Trisula Pembangunan nasional melalui program Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP, Andy Artha Donny Oktopura di Jakarta, Senin (6/7).

Ket. Foto: Pembekalan perwakilan pengurus KDKMP berlangsung di Ruang Tuna Kantor Kementerian Kelautan dam Perikanan (KKP), Jakarta, pada awal Juli ini — Sumber: istimewa

Pembekalan perwakilan pengurus KDKMP berlangsung di Ruang Tuna Kantor KKP, Jakarta, pada awal Juli lalu.

Menurut Andy, kemiskinan di wilayah pesisir selama ini menjadi pekerjaan rumah panjang. Karena itu, pemerintah membangun KNMP sebagai solusi terintegrasi. 

Kehadiran ragam fasilitas perikanan seperti cold storage, pabrik es, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan di lokasi KNMP, diharapkan mampu menyulap desa-desa nelayan menjadi kawasan ekonomi produktif.

“Lewat program prioritas ini, pemerintah ingin mengurai persoalan kemiskinan yang selama ini mewarnai wajah pesisir Indonesia. Aset yang dibangun adalah aset masyarakat untuk bisa dimanfaatkan, dijaga dan dipergunakan sebaik-baiknya demi meningkatkan kesejahteraan,” tegas Andy.

 Mesin Ekonomi Pesisir

Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud menambahkan, KNMP harus menjadi mesin ekonomi bagi nelayan dan masyarakat pesisir. 

Ia mencontohkan keberadaan gudang beku sebagai sarana vital untuk menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan nilai jual dan pendapatan nelayan.

“Tugas pengurus adalah mengoperasionalkan aset tersebut agar berputar menjadi profit yang menguntungkan seluruh anggota koperasi. Kalau asetnya jalan, ekonominya jalan, maka kemiskinan bisa kita tekan bersama,” ujar Machmud.

Melalui penguatan kapasitas pengurus KDKMP dan penyediaan infrastruktur produktif, KKP optimistis program KNMP dapat menjadi instrumen efektif untuk memutus rantai kemiskinan, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di 65 lokasi prioritas.

Pada acara pembekalan tersebut, KKP menghadirkan seluruh ekosistem pengelolaan KNMP mulai dari para praktisi yang sudah sukses, perbankan (Himbara), Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, pengelolaan aset hingga pengawakan SDM pada pembekalan tersebut. 

"Kami ingin nelayan bertransformasi menjadi nelayan naik kelas, sebagai pelaku ekonomi riil yang berjiwa kewirausahaan, mandiri, dan berdaya saing tinggi," tutup Machmud

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.