Kemarau Datang! Status Siaga Darurat Kekeringan Diberlakukan Pemkab Cirebon

Jumat, 03 Jul 2026, 13:20 WIB

CIREBON, JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, memberlakukan status siaga darurat kekeringan mulai 1 Juli hingga 30 September 2026 sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau di daerah tersebut.

Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon Samsul Huda di Cirebon, Jumat, mengatakan pemberlakuan status siaga darurat mengacu pada keputusan Gubernur Jawa Barat (Jabar) dan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mempercepat langkah mitigasi.

Ket. Foto: Kondisi lahan pertanian di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman.

“Status siaga ini diberlakukan agar seluruh perangkat daerah memiliki dasar untuk bergerak lebih cepat dalam mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, mulai dari pemetaan wilayah rawan, penyediaan armada distribusi air bersih, hingga pengoperasian Posko Komando Darurat Kekeringan selama masa siaga.

Selain itu, kata dia, pembangunan sumur bor bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga terus dilanjutkan untuk memperkuat ketersediaan air bersih di sejumlah desa.

“Penyediaan sumber air bersih melalui pembangunan sumur bor tetap kami lanjutkan sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak kekeringan,” ujarnya.

Menurut Samsul, musim kemarau berpotensi menyebabkan berkurangnya pasokan air bersih, meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, serta mengganggu sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

BPBD telah memetakan sejumlah kecamatan yang memiliki potensi terdampak kekeringan yakni Gempol, Mundu, Sedong, Greged, Beber, Gunungjati, Kapetakan, Suranenggala, Klangenan, Panguragan, Waled, Karangsembung, Gegesik, dan Tengah Tani.

Ia mengatakan sepanjang 2025 tidak terdapat laporan desa yang terdampak kekeringan, namun pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi musim kemarau tahun ini.

“Kami tetap meningkatkan kesiapsiagaan meski tahun lalu tidak ada desa yang terdampak, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila diperlukan,” katanya.

Selain memperkuat kesiapsiagaan, BPBD juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai penghematan penggunaan air, pencegahan kebakaran lahan, dan pelaporan dini apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami berharap pemberlakuan status siaga darurat tersebut dapat meminimalkan dampak musim kemarau sehingga kebutuhan air bersih masyarakat, tetap terpenuhi dan potensi kerugian akibat kekeringan dapat ditekan,” ucap Samsul Huda. Ant

  • Awal Musim Kemarau

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Tamangapa, DLH Makassar Bidik Pengurangan 50 Persen.

Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Mengkhawatirkan, Pemkab Tangerang Kerahkan 50 Tenaga Medis.

Perilaku Manusia Harus Diubah Jika Ingin Bebas Sampah

Masuki Hari ke-4, Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Juga Padam, KLH Terjunkan 30 Personel Manggala Agni Bantu Pemadaman

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang dan Waspada

Stok Melimpah di Pasar Induk Bikin Harga Cabai dan Bawang di Pasar Kopro Jakbar Turun

Dirut PT Pos Indonesia Daud Joseph Mengundurkan Diri, Danantara Buka Suara

Jakarta X Beauty Diapresiasi Menekraf untuk Dorong Industri Kecantikan Tembus Pasar Global

Peringati Hari Lahir Pancasila, Malahayati Nusantara Raya dan Pemuda Pancasila Bantul Gelar Pengajian Kebangsaan

Eropa Paling Banyak Membantu Ukraina dalam Perang Melawan Russia, Lalu Mengapa Ada Wanita Ukraina Mengebom Monako?

Jelang Pernikahan, Taylor Swift dan Travis Kelce Donasikan Rp467 Miliar ke Sejumlah Badan Amal

Kabar Baik! Pengemudi Ojol Dapat KPR Rumah Subsidi DP 0 Persen dari BP Tapera, Simak Persyaratannya Disini!

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Menperin Agus: Keselamatan Kerja Tak Bisa Ditawar Usai Ledakan di Semarang

Kukuhkan Pengurus DTKJ, Gubernur Pramono Anung Desak Percepatan Integrasi Jabodetabek

Piala Dunia, Tanjung Verde Anggap Lawan Argentina sebagai Latihan, Sama Sekali tak Gentar

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Swiss Tundukkan Aljazair 2-0, La Nati Melenggang ke 16 Besar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.