PBB: Venezuela Alami 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama pada 24 Juni

Selasa, 30 Jun 2026, 09:33 WIB

NEW YORK - Venezuela telah mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang negara Amerika Selatan itu pada 24 Juni, kata Koordinator Residen PBB untuk Venezuela, Gianluca Rampolla Del Tindaro, Senin.

"Sejak Rabu pekan lalu, ketika kami dilanda dua gempa bumi yang terjadi secara beruntun, telah terjadi 500 gempa susulan," kata Del Tindaro dalam pengarahan pers PBB mengenai situasi di Venezuela.

Ket. Foto: Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi dahsyat di Caracas, Venezuela, pada 24 Juni 2026. — Sumber: ANTARA/ANADOLU

Ia mengatakan gempa susulan terbaru berkekuatan magnitudo 5,2 terjadi pada Senin dini hari.

"Anda bisa memahami bahwa kami masih beroperasi dalam lingkungan yang berisiko tinggi. Tujuh negara bagian terdampak," ujarnya.

Menurut Del Tindaro, wilayah yang mengalami dampak paling parah adalah negara bagian La Guaira dan Distrik Ibu Kota Caracas.

Ia juga mengungkapkan bahwa PBB dan pemerintah Venezuela telah menyepakati pengadaan 10.000 kantong jenazah sebagai langkah antisipasi, dengan asumsi jumlah korban tewas masih akan terus bertambah.

Pada 24 Juni, dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela dalam selang waktu yang berdekatan.

Berdasarkan data resmi terbaru, jumlah korban tewas akibat bencana tersebut meningkat menjadi 1.450 orang, sementara lebih dari 3.100 orang dirawat di rumah sakit dan sekitar 12.000 lainnya mengungsi. Hampir 400 bangunan tempat tinggal hancur, sedangkan sejumlah infrastruktur dan rumah sakit mengalami kerusakan.

  • Gempa Venezuela

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.