- Home
-
- Megapolitan
-
- 37 Komoditas Sumber Inflas...
37 Komoditas Sumber Inflasi Dicermati
Selasa, 30 Jun 2026, 01:05 WIBJAKARTA â Untuk menjaga laju inflasi, setidaknya 37 komoditas setiap hari harus dicermati agar tidak bergejolak. Langkah ini dilakukan Perumda Pasar Jaya setiap harinya di puluhan pasar Jakarta untuk mendukung stabilitas harga dan pasokan bagi masyarakat.
âPerumda Pasar Jaya melakukan pemantauan harga secara rutin setiap hari melalui tim petugas lapangan. Pemantauan tersebut mencakup 37 jenis komoditas pangan yang disurvei di 48 pasar yang tersebar di Jakarta,â kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan, Senin. Data hasil survei tersebut dikumpulkan setiap hari dan diunggah melalui sistem Informasi Pangan Jakarta sebagai bentuk transparansi informasi.
âData tersebut juga sebagai upaya mendukung pengambilan kebijakan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Jakarta,â ujarnya. Menurut Agus, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil sekaligus menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, Perumda Pasar Jaya merupakan salah satu anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang bertanggungjawab dalam menjaga kestabilan bahan pokok di Jakarta. âJadi memang pemantauan yang kita lakukan tidak hanya berfokus pada perubahan harga, tetapi juga memastikan pasokan komoditas strategis tetap tersedia di pasar,â ucap Agus.
Komoditas yang menjadi perhatian antara lain meliputi beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, gula pasir, daging sapi, daging ayam, telur, hingga komoditas pangan strategis lainnya. Agus berharap, pemantauan yang dilakukan rutin ini memungkinkan pemerintah daerah mendeteksi lebih dini potensi kenaikan harga maupun gangguan distribusi.
Adapun Perumda Pasar Jaya memperkuat kerja sama dengan berbagai daerah sentra produksi pangan sebagai upaya menjaga pasokan pangan di tengah tingginya kebutuhan di Jakarta. Sejumlah daerah yang telah menjadi mitra antara lain Cianjur, Karawang, Blitar, Kediri, Sragen, serta sejumlah daerah penghasil pangan lainnya. Komoditas pangan utama yang dipasok atau menjadi unggulan antara lain, beras, aneka sayuran, telur ayam, gula, dan komoditas pertanian lainnya.
Soal Tarif
Sumber inflasi lainnya adalah transportasi. Maka untuk menentukan harga tiket harus berhati-hati. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta masih membahas rencana kenaikan tarif Transjabodetabek dengan DPRD Jakarta. âSekarang ini sedang dalam pembahasan dengan DPRD, nanti setelah final dengan DPRD akan kami umumkan,â kata Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Senin.
Sebelumnya, Pramono sempat berjanji akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh terkait penyesuaian tarif Transjabodetabek agar tak membuat warga kembali menggunakan transportasi pribadi. Dia berkomitmen untuk membuat Jakarta menjadi kota yang nyaman bagi warganya. Untuk itu, ia akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memutuskan besaran tarif Transjabodetabek yang baru.
Meski tarif Transjabodetabek naik, Pramono juga tetap akan menambah armada agar layanan lebih baik dan menjaga kenyamanan pengguna. Sementara itu, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza mengatakan proses penentuan tarif Transjabodetabek hingga saat ini masih dalam pembahasan.
âMasih dibahas. Nanti Gubernur yang akan sampaikan,â kata Welfizon di Gedung DPRD Jakarta, Senin (15/6). Menurut Welfizon, keputusan tidak bisa diambil secara terburu-buru karena harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat. Menurutnya, proses penentuan tarif membutuhkan kajian yang matang karena menyangkut banyak aspek, mulai dari kondisi keuangan daerah hingga kemampuan masyarakat membayar.
âBanyak hal yang harus dipertimbangkan. Ada fiskal, layanan, kondisi masyarakat,kemampuan bayar,â jelas Welfizon. Selain besaran tarif, Transjakarta juga masih mengkaji mekanisme tarif yang akan digunakan. Welfizon pun belum dapat memastikan apakah tarif Transjabodetabek akan mengikuti sistem berbasis jarak, seperti MRT atau tetap menggunakan tarif flat.
- Harga Komoditas
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.