Madison Keys Raih Gelar Ketiga Eastbourne Open, Final Putra Tertunda Akibat Hujan
Senin, 29 Jun 2026, 00:03 WIBEASTBOURNE â Madison Keys kembali menunjukkan dominasinya di lapangan rumput dengan merebut gelar juara Eastbourne Open 2026. Petenis Amerika Serikat itu mengalahkan wakil Jerman Tatjana Maria melalui kemenangan dua set langsung 7-5, 6-4 pada final tunggal putri, Minggu (28/6) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut menjadi gelar ketiga Keys di turnamen yang digelar di Eastbourne. Sebelumnya, ia sudah pernah menjadi juara pada 2014 dan kembali mengangkat trofi pada edisi berikutnya.
Bagi Keys, keberhasilan kali ini memiliki arti khusus karena diraih setelah melalui pertandingan ketat menghadapi Maria, petenis yang dikenal memiliki permainan unik dengan variasi slice dan pukulan bertahan.
Maria sempat memberikan tekanan besar di set pertama. Petenis Jerman yang pernah menjuarai Queenâs Club Championship tahun lalu itu berhasil menyelamatkan tiga peluang set point dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Namun, Keys mampu menjaga ketenangan. Mantan juara Australian Open 2025 tersebut merebut dua gim berikutnya untuk mengamankan set pertama 7-5.
Memasuki set kedua, Keys semakin percaya diri. Break pada gim ketujuh menjadi titik balik yang menguntungkan petenis berusia 31 tahun itu. Ia kemudian mempertahankan keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 6-4.
"Untuk bisa memenangkannya untuk ketiga kalinya berarti sangat berarti bagi saya," ujar Keys setelah pertandingan.
Gelar ini menjadi modal penting bagi Keys sebelum tampil di Wimbledon Championships. Ia akan menghadapi sesama petenis Amerika Serikat, Kayla Day, pada babak pertama.
Final Putra Ditunda karena Cuaca
Sementara itu, final tunggal putra Eastbourne Open antara Zizou Bergs dan Ugo Humbert harus ditunda akibat hujan.
Pertandingan baru berjalan singkat sebelum cuaca buruk menghentikan laga. Humbert sementara memimpin set pertama dengan skor 2-1 ketika pertandingan dihentikan.
Menariknya, Bergs dan Humbert juga akan bertemu kembali di babak pertama Wimbledon. Pertemuan di Eastbourne menjadi pemanasan penting sebelum keduanya kembali berhadapan di turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut.
Eastbourne Open menjadi ajang terakhir bagi sejumlah petenis untuk mempersiapkan diri sebelum Wimbledon dimulai. Dengan kondisi lapangan rumput yang cepat dan faktor cuaca yang tidak menentu, performa di turnamen ini sering menjadi gambaran kesiapan para pemain menuju panggung terbesar tenis dunia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Harga Minyak Dunia Turun dan Sahama Global Capai Rekor Tertinggi setelah Trump Memuji Kemajuan ldalam Kesepakatan dengan Iran
-
Kepulauan Canary Menolak Rencana Pemerintah Spanyol yang Mengizinkan Kapal Pesiar Pusat Penyebaran Hantavirus untuk Berlabuh
-
DPRD DKI Jakarta Desak Penambahan CCTV untuk Berantas Premanisme
-
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Hanya Butuh Dua Poin untuk Juara
-
Polda NTT Bongkar Sindikat Rokok Ilegal Internasional, Selamatkan Negara Rp12,3 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.