Jayawijaya Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Industri Kopi Nasional
Minggu, 28 Jun 2026, 20:55 WIBWAMENA â Pengembangan perkebunan kopi di Pulau Papua memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Dengan kondisi agroklimat yang mendukung, kopi Papua berpeluang memperluas pasar domestik maupun ekspor, terutama pada segmen kopi spesialti bernilai tinggi.
Namun, pengembangannya memerlukan dukungan berupa peningkatan produktivitas, akses pembiayaan, pengolahan pascapanen, sertifikasi mutu, serta penguatan rantai pemasaran agar daya saing kopi Papua semakin meningkat dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi petani.
Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendorong perkebunan kopi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, guna menciptakan peluang kerja dan usaha di daerah ini.
Asisten Deputi Pembinaan Jabatan Fungsional Pengembangan Kewirausahaan Kementerian UMKM Adi Trisnojuwono dalam keterangan tertulis, di Wamena, Sabtu (27/6), mengatakan perkebunan kopi sangat baik dikembangkan oleh masyarakat di daerah ini.
âPerkebunan kopi nantinya dapat menjadi investasi masa depan bagi masyarakat di sini, karena hasil kopinya dapat dijual ke pasaran,â katanya.
Menurut dia, peluang UMKM kopi sangat besar di pasaran, sehingga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat di Jayawijaya.
âProduk-produk kopi saat ini sangat digemari oleh masyarakat di Indonesia, apalagi kopi-kopi dari wilayah Papua memiliki kekhasan tersendiri dan rasa yang berbeda dengan daerah lain, sehingga peluang usahanya cukup tinggi,â ujarnya.
Dia menjelaskan pengelolaan kopi lanjutan harus didorong oleh pemerintah daerah, sehingga memberikan semangat bagi masyarakat dalam mengembangkannya.
âPemerintah daerah harus mendukung upaya UMKM kopi yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga mereka nantinya memperoleh pendapatan yang baik,â katanya pula.
Dia menambahkan, dukungan pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sangat penting untuk membantu meningkatkan pendapatannya.
Asisten Deputi Pembinaan Jabatan Fungsional Pengembangan Kewirausahaan Kementerian UMKM Adi Trisnojuwono menanam bibit kopi di Kampung Taganek, Distrik Yalengga, Kabupaten Jayawijaya didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Jayawijaya dr Idawati Waromi Murib dan Bupati Jayawijaya Atenius Murib sebagai upaya mendukung UMKM kopi di daerah itu.
Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia dengan potensi yang didukung oleh luas areal perkebunan, keragaman varietas, dan kondisi agroklimat yang tersebar di berbagai wilayah.
Berdasarkan penghitungan sementara, produksi kopi Indonesia pada tahun 2025 mencapai sekitar 832.700 ton. Produksi kopi nasional didominasi oleh perkebunan rakyat yang menjadi sumber penghidupan jutaan petani.
Selain memenuhi kebutuhan domestik, kopi Indonesia juga memiliki daya saing di pasar ekspor berkat beragam kopi spesialti dengan karakter cita rasa khas dari daerah penghasil seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua.
Ke depan, peningkatan produktivitas, hilirisasi, sertifikasi mutu, dan penguatan akses pasar menjadi kunci untuk memaksimalkan nilai tambah serta memperkuat posisi Indonesia di pasar kopi global.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Baru 77 Kopdes Merah Putih, Kabupaten Jayawijaya Lanjutkan Pembentukan 251 Kopdes Lagi di Tahun 2026
-
Jepang Produksi Alat Pemurni Air untuk Kesehatan
-
Harga Emas di Pegadaian Rabu Ini, Antam-UBS-Galeri24 Kompak Naik
-
Thailand Kerahkan Jet Latih T-50 Golden Eagle untuk Bombardir Kamboja
-
Berjalan Komperhensif, Kasus Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di UI Memasukin Tahap Verifikasi Bukti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.