- Home
-
- Megapolitan
-
- PT KAI: Stasiun Gambir Lay...
PT KAI: Stasiun Gambir Layani 2,60 Juta Pelanggan selama Lima Bulan
Kamis, 25 Jun 2026, 14:45 WIBJAKARTA - Stasiun Gambir melayani sebanyak 2.603.087 pelanggan kereta api jarak jauh sepanjang Januari hingga Mei 2026. Jumlah pergerakan tersebut tumbuh sebesar 11,95 persen dibandingkan dengan capaian pada periode sama tahun 2025.
Penumpang yang berangkat dari stasiun di Jakarta Pusat ini tercatat mencapai sebanyak 1.342.160 orang. Sementara itu, jumlah kedatangan pengguna jasa kereta api dilaporkan menyentuh angka sebesar 1.260.927 pelanggan.
Vice President Corporate Communication Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, menjelaskan sejarah panjang stasiun tersebut. Sepanjang 2025, total pelanggan yang naik dan turun di tempat ini mencapai 5.990.911 orang.
âStasiun Gambir adalah ruang perjalanan yang menyimpan banyak lapisan sejarah. Dari halte kecil di kawasan Koningsplein, berkembang menjadi stasiun besar, lalu bertransformasi menjadi stasiun layang modern yang sampai hari ini menjadi salah satu gerbang utama perjalanan kereta api jarak jauh,â ujar Anne.
Jejak rekam stasiun ini bermula pada tahun 1871 sebagai halte sederhana bernama Halte Koningsplein. Perhentian kecil tersebut kemudian berkembang menjadi Stasiun Weltevreden yang lebih permanen pada tahun 1884.
Bangunan stasiun mengalami perubahan desain arsitektur bergaya art deco pada sekitar periode tahun 1930-an. Kawasan di sekitar lokasi tersebut juga sangat lekat dengan berbagai pusat aktivitas publik masyarakat.
Pembangunan jalur rel layang rute Manggarai hingga Jakarta Kota mulai dikerjakan akhir tahun 1980-an. Bangunan baru stasiun bergaya atap joglo khas tersebut akhirnya resmi dioperasikan pada 5 Juni 1992.
Anne menambahkan bahwa perkembangan stasiun juga disesuaikan dengan pola layanan bagi para pelanggan kereta. Fokus operasional stasiun kini dialihkan khusus melayani keberangkatan serta kedatangan perjalanan kereta jarak jauh.
âTransformasi Gambir menunjukkan bahwa stasiun selain tempat naik dan turun pelanggan, juga menjadi bagian dari cara kota menata mobilitas. Ketika layanan semakin mudah, perjalanan masyarakat menjadi lebih efisien, aktivitas ekonomi ikut terdorong, dan pusat kota semakin terhubung dengan berbagai daerah,â kata Anne.
Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendukung demi kepuasan seluruh pengguna jasa. Penyediaan fasilitas ruang tunggu premium dan penginapan transit disiapkan untuk menambah kenyamanan para penumpang.
âBagi sebagian orang, Gambir adalah awal perjalanan kerja. Bagi yang lain, Gambir adalah jalan pulang ke keluarga. Ada juga yang datang untuk berwisata, menghadiri agenda penting, atau menjemput orang terdekat. Karena itu, KAI terus menjaga agar pengalaman pelanggan di Stasiun Gambir terasa aman, tertib, bersih, mudah dipahami, dan nyaman,â ujar Anne.
Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, mengimbau agar para penumpang merencanakan perjalanan. KAI secara resmi menyatakan laporan perkembangan stasiun bersejarah tersebut pada hari Rabu (24/6).
âGambir telah melewati banyak zaman, tetapi perannya tetap sama yaitu menghubungkan pelanggan dengan tujuan, keluarga, pekerjaan, dan harapan. KAI akan terus merawat nilai sejarahnya, memperkuat layanannya, dan menjaga Gambir sebagai gerbang perjalanan yang membanggakan bagi Indonesia,â kata Executive Wisnu. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Fakultas Peternakan UGM Perkuat Jejaring Global Tingkatkan Mutu Riset
-
Mulai Juli, KAI Tanjungkarang Operasikan KA Rajabasa Ekonomi Premium
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Dana Otsus Papua Pegunungan 2026 Turun Jadi Rp500 Miliar Ini Dampaknya
-
KAI Jadi Inspirasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Bersaing dengan Standar Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.