• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tak Punya Waktu Nonton Epi...

Tak Punya Waktu Nonton Episode Lama, Ini Semua yang Perlu Diketahui Sebelum Rilis 'House of the Dragon' Season 3

Minggu, 21 Jun 2026, 00:00 WIB

Serial fantasi epik House of the Dragon kembali menghadirkan babak baru dalam konflik berdarah keluarga Targaryen. Musim ketiga yang tayang mulai Minggu ini akan melanjutkan kisah tepat setelah peristiwa akhir Season 2, ketika Rhaenyra Targaryen mulai mendapatkan momentum penting dalam upayanya merebut Takhta Besi.

Dari Los Angeles Times, selama dua musim terakhir, perang saudara Targaryen yang dikenal sebagai Dance of the Dragons berkembang perlahan. Namun, setelah kedua kubu memperoleh bala bantuan baru dan mengalami berbagai kehilangan besar, konflik diperkirakan akan memasuki fase yang jauh lebih brutal pada Season 3.

Ket. Foto: Dengan semakin banyak naga, pasukan, dan tokoh penting yang terlibat, Season 3 diperkirakan menjadi titik balik terbesar dalam perang saudara Targaryen sekaligus menghadirkan konflik paling spektakuler sejak serial ini dimulai. — Sumber:

Perebutan Takhta Besi

Akar konflik bermula ketika Raja Viserys I Targaryen menunjuk putrinya, Rhaenyra, sebagai pewaris resmi Takhta Besi. Keputusan itu menabrak tradisi Westeros yang umumnya mengutamakan laki-laki dalam garis suksesi.

Namun setelah Viserys meninggal dunia, putranya, Aegon II Targaryen, justru dinobatkan sebagai raja. Aegon merupakan adik tiri Rhaenyra yang lahir setelah sang putri lebih dulu ditetapkan sebagai pewaris takhta.

Perselisihan tersebut memecah keluarga Targaryen menjadi dua kubu besar. Pendukung Rhaenyra dikenal sebagai Blacks, yang diperkuat Daemon Targaryen, Corlys Velaryon, serta anak-anak mereka. Sementara kubu Greens berada di belakang Raja Aegon II, Ratu Alicent Hightower, Aemond Targaryen, Helaena Targaryen, dan Daeron Targaryen.

Ringkasan Peristiwa Season 2

Musim kedua berfokus pada upaya kedua kubu mengumpulkan sekutu dan mempersiapkan perang besar. Namun berbagai tragedi terjadi sepanjang perjalanan.

Konflik memanas setelah Rhaenyra menuntut balas atas kematian putranya, Lucerys, yang dibunuh Aemond. Upaya balas dendam yang dirancang Daemon justru berujung pada terbunuhnya Jaehaerys, putra muda Aegon II, sehingga peluang rekonsiliasi keluarga pun lenyap.

Pertempuran terbesar terjadi di Rook’s Rest. Dalam pertempuran tersebut, Putri Rhaenys dan naganya, Meleys, tewas setelah menghadapi Aemond yang menunggangi naga raksasa Vhagar. Aegon II yang ikut bertempur bersama naganya, Sunfyre, mengalami luka parah.

Setelah kejadian itu, Aemond diangkat sebagai Pangeran Wali Raja dan mengambil alih kendali pemerintahan sementara Aegon menjalani pemulihan.

Di sisi lain, Greens berhasil menjalin aliansi dengan Triarchy untuk memperkuat armada laut mereka. Sedangkan Blacks memperoleh tambahan pasukan darat dari Riverlands serta merekrut sejumlah penunggang naga baru.

Akhir Musim Kedua

Pada episode penutup Season 2, Alicent diam-diam mendatangi Dragonstone untuk menemui Rhaenyra. Ia menawarkan jalan damai dengan menyerahkan Takhta Besi selama keselamatan dirinya dan keluarganya dijamin.

Namun Rhaenyra bersikeras bahwa Aegon harus mati agar klaimnya atas takhta benar-benar sah. Alicent akhirnya menyetujui syarat tersebut.

Sayangnya, Aegon ternyata telah melarikan diri dari King's Landing dengan bantuan Larys Strong sebelum rencana itu dapat dijalankan.

Sementara itu, berbagai pasukan dari kedua kubu mulai bergerak menuju medan perang yang lebih besar.

Kekuatan Naga Kedua Kubu

Kubu Greens saat ini memiliki empat naga utama. Vhagar milik Aemond tetap menjadi ancaman terbesar karena merupakan naga tertua dan paling kuat yang masih hidup. Namun Sunfyre milik Aegon masih terluka, sementara Helaena menolak ikut berperang meski memiliki naga Dreamfyre. Daeron juga belum turun langsung ke medan tempur bersama naganya, Tessarion.

Di pihak Blacks, kekuatan naga jauh lebih besar. Selain Syrax milik Rhaenyra dan Caraxes milik Daemon, mereka memiliki Vermax, Moondancer, Seasmoke, Vermithor, dan Silverwing yang kini ditunggangi para penunggang naga baru keturunan Valyria.

Masih ada pula beberapa naga liar di Westeros, termasuk Sheepstealer yang sedang berusaha dijinakkan oleh Rhaena Targaryen.

Apa yang Akan Terjadi di Season 3?

Musim ketiga akan dibuka dengan salah satu pertempuran terbesar dalam sejarah Westeros, yakni Battle of the Gullet. Pertempuran laut raksasa ini mempertemukan armada Corlys Velaryon melawan kekuatan gabungan Triarchy dan Tyland Lannister.

Selain itu, Rhaenyra dipastikan akan bergerak menuju King's Landing untuk merebut ibu kota dan mengklaim Takhta Besi secara langsung.

Kubu Greens juga akan mendapatkan tambahan kekuatan melalui kemunculan Daeron Targaryen dan Ormund Hightower. Sementara pihak Blacks diperkirakan memperoleh dukungan pasukan utara yang dikenal sebagai Winter Wolves.

Beberapa alur cerita yang belum terselesaikan juga akan kembali menjadi sorotan, termasuk usaha Rhaena menjinakkan naga liar, nasib anak-anak termuda Rhaenyra yang disembunyikan demi keselamatan mereka, serta misteri keberadaan Otto Hightower yang hingga kini belum diketahui.

Dengan semakin banyak naga, pasukan, dan tokoh penting yang terlibat, Season 3 diperkirakan menjadi titik balik terbesar dalam perang saudara Targaryen sekaligus menghadirkan konflik paling spektakuler sejak serial ini dimulai.

  • House of the Dragons

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.