- Home
-
- Luar Negeri
-
- Garda Depan Bertumbangan, ...
Garda Depan Bertumbangan, 17 Nakes Tewas Akibat Wabah Ebola di Kongo
Minggu, 21 Jun 2026, 23:07 WIBMOSKOW - Sebanyak 75 tenaga kesehatan yang terlibat dalam upaya penanggulangan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo telah terinfeksi virus tersebut, di mana 17 di antaranya meninggal dunia.
"Saat awal terjadi wabah, tenaga kesehatan akan menjadi yang pertama terinfeksi. Sejauh ini, kami mencatat 75 petugas kesehatan yang terinfeksi Ebola saat menjalankan tugasnya, dan di antaranya 17 orang meninggal. Angka ini menunjukkan 20,46 persen dari mereka yang terinfeksi meninggal karena penyakit tersebut," kata Plt. Direktur Pelaksana WHO untuk Tanggap Darurat di Wilayah Afrika, Dr. Marie-Roseline Belizaire, dalam sebuah konferensi pers di Jenewa, Jumat (19/6).
Meskipun langkah-langkah kesehatan masyarakat telah diperketat, wabah tersebut terus meluas dengan cepat di Kongo, katanya Belizaire.
Situasi berkembang dengan cepat, tambahnya, dengan penularan yang semakin cepat tercatat di 33 zona kesehatan di tiga provinsi.
Menurut Kementerian Kesehatan Kongo, hingga kini tercatat total 896 kasus Ebola terkonfirmasi dan 232 kematian, sementara 78 pasien dinyatakan pulih.
Pada Mei lalu, WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai status darurat yang dapat menimbulkan risiko bagi negara lain. Badan Kesehatan PBB itu menilai risiko penyebaran di dua wilayah tersebut tergolong tinggi.
Berita Terkait:
-
Bengawan Jero Jadi Tumpuan, Distribusi Air Pertanian Diperketat
-
Bantuan 50 Tenda Darurat untuk Sekolah yang Terdampak Gempa
-
Presiden Prabowo Sampaikan Pengantar RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di DPR
-
Cirebon Kebanjiran Wisatawan, Sebanyak 2,67 Juta Pelancong Datang
-
278 Peserta Ikuti Lomba Pacuan Kuda Bupati Cup di Sumbawa
-
BPBD: Pohon Tumbang Menimpa Tujuh Orang Akibatkan Meninggal Dunia
-
Investasi Industri Tekstil Diprediksi Serap Hingga 9.800 Tenaga Kerja, AGTI Optimistis Sektor TPT Terus Tumbuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.