Warga Diingatkan agar Tetap Waspada Saat Aktivitas Gunung Semeru Naik

Jumat, 19 Jun 2026, 17:35 WIB

Lumajang - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Isnugroho mengatakan kewaspadaan tetap diperlukan saat aktivitas Gunung Semeru meningkat, namun masyarakat tidak perlu panik dan mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.

"Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PVMBG, pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta berbagai pihak terkait, guna memastikan perkembangan aktivitas Gunung Semeru dapat dipantau secara berkelanjutan," kata Isnugroho di Lumajang, Jumat.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada Jumat pukul 07.21 WIB teramati aktivitas erupsi Gunung Semeru dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan teramati mengarah ke utara serta barat laut.

PVMBG juga mencatat aktivitas tersebut disertai awan panas guguran yang mengarah ke Besuk Kobokan dengan jarak luncur sekitar 4,5 kilometer. Aktivitas vulkanik tersebut merupakan bagian dari perkembangan kondisi Gunung Semeru yang terus dipantau oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru.

"Masyarakat tidak perlu panik maupun gelisah. Yang terpenting adalah tetap mengikuti informasi resmi dan mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama," tuturnya.

Menurutnya, informasi resmi dari lembaga yang berwenang menjadi rujukan penting bagi masyarakat dalam memahami kondisi terkini Gunung Semeru, sekaligus sebagai dasar dalam mengambil langkah antisipasi yang diperlukan.

Status Level III (Siaga) menunjukkan aktivitas Gunung Semeru masih memerlukan pemantauan dan kewaspadaan, namun demikian status tersebut tidak berarti seluruh wilayah Kabupaten Lumajang berada dalam kondisi berbahaya.

Ia menjelaskan rekomendasi pembatasan aktivitas hanya berlaku pada kawasan tertentu yang telah ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan dan kajian teknis PVMBG, sehingga masyarakat yang berada di luar kawasan rawan yang direkomendasikan tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana biasa.

"Kesiapsiagaan merupakan bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. Dengan memahami informasi yang benar dan mengikuti rekomendasi yang ada, masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara lebih aman dan terukur," katanya.

PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak erupsi.

"Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar," ujarnya.

Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar pada aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, terutama saat terjadi hujan di kawasan puncak.

BPBD Lumajang bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan, koordinasi, dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

Melalui informasi yang akurat, kepatuhan terhadap rekomendasi keselamatan, serta kesiapsiagaan yang terukur, diharapkan masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan sesuai kondisi yang ada.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.