Pergerakan Tanah di Rawabelut, Cianjur akibatkan Empat Rumah Rusak dan Belasan Lainnya Terancam
Jumat, 24 Apr 2026, 19:57 WIBCIANJUR - Petugas gabungan dari Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat empat rumah rusak akibat pergerakan tanah di Desa Rawabelut, sehingga 12 orang warga terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya sejak satu pekan terakhir.
Camat Sukaresmi Azis Muslim saat dihubungi, Jumat (24/4), mengatakan pergeseran tanah yang terjadi tidak hanya merusak rumah, tapi juga membuat jalan utama penghubung antardesa tidak dapat dilalui, sehingga aktivitas warga terhambat.
Proses penanganan sudah dilakukan bersama, sehingga sejumlah titik jalan yang semula tidak dapat dilalui total sudah dapat dilalui minimal kendaraan roda dua. Petugas gabungan dari kecamatan, desa, TNI/Polri dan masyarakat bergotong-royong menyingkirkan material longsor.
"Kejadian tersebut sudah kami laporkan ke Pemkab Cianjur dan BPBD Cianjur agar segera mendapat penanganan. Warga yang mengungsi ke rumah saudaranya diminta untuk bertahan karena cuaca ekstrem masih terjadi," katanya.
Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihaknya bersama petugas gabungan meminta warga meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan agar segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.
Kepala Desa Rawabelut Syarif Hidayat mengatakan, tidak hanya pergeseran tanah, cuaca ekstrem juga mengakibatkan longsor yang mengancam perkampungan serta sejumlah jalan penghubung antardesa.
Empat rumah yang rusak akibat pergeseran tanah berada di Kampung Cipeteuy, Kampung Gunung Hawu, dan Kampung Lembur Kandang.
Sebagian besar wilayah Desa Rawabelut merupakan kawasan yang sejak lama dikenal sebagai zona rawan longsor dan pergerakan tanah, sehingga diperlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
âPergeseran tanah terjadi hampir setiap tahun terutama saat cuaca ekstrem, sehingga perlu penanganan serius agar tidak semakin membahayakan warga,â katanya.
- Pergerakan Tanah
- Rumah Rusak
- Rawabelut, Cianjur
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
KPK Amankan Dokumen Anggaran saat Geledah Kantor Gubernur Riau
-
Sekda Banten Nilai Pers Miliki Peran Krusial sebagai Penjaga Kebenaran di Tengah Derasnya Arus AI
-
Cuaca Ekstrem di Cianjur Akibatkan 16 Rumah Rusak
-
Menakuti-nakuti Monyet dengan Gambar Harimau. Memang Monyet Bisa Ditipu?
-
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
-
Pangdam XIII/Merdeka Lantik 662 Prajurit Dikmata Infanteri Kodam Merdeka
-
Rumah rusak terdampak angin kencang di Aceh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.