Piala AFF 2026: Vietnam Tak Terbebani Gelar Juara Bertahan Jelang Hadapi Singapura

Jumat, 31 Jul 2026, 08:15 WIB

HANOI – Pelatih tim nasional Vietnam Kim Sang-sik menegaskan status sebagai juara bertahan ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 tidak menjadi beban bagi tim asuhannya. Sebaliknya, gelar yang diraih pada edisi sebelumnya justru menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang laga penting Grup A melawan Singapura di Stadion Nasional Mỹ Đình, Hanoi, Jumat (1/8).

Vietnam mengawali langkah di turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Timor Leste. Kini, mereka menghadapi tantangan lebih berat dari Singapura yang sedang memimpin klasemen sementara Grup A setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Kamboja dan Timor Leste.

Ket. Foto: Ilustrasi latihan timnas Vietnam. — Sumber: AFC

Kim menegaskan timnya tidak tertekan oleh ekspektasi tinggi sebagai juara bertahan.

"Datang ke turnamen ini sebagai juara bertahan tidak memberikan tekanan kepada kami. Sebaliknya, kami ingin menjadikan status itu sebagai sumber kepercayaan diri bagi tim," ujar Kim.

Pelatih asal Korea Selatan yang membawa Vietnam menjadi juara pada 2024 itu menegaskan setiap pertandingan akan diperlakukan layaknya partai final.

"Kami akan menghadapi setiap pertandingan seolah-olah itu adalah final dan berusaha meraih hasil terbaik di setiap laga."

Kemenangan atas Singapura akan membuat Vietnam menyamai raihan enam poin milik lawannya, meski baru memainkan dua pertandingan. Karena itu, Kim menyadari duel tersebut akan sangat menentukan peluang timnya melangkah ke babak semifinal.

"Ini pertandingan yang sangat penting bagi kami dan kami membutuhkan kemenangan untuk terus melaju di turnamen ini. Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Namun, para pemain telah pulih dengan baik dan kami melakukan persiapan secara maksimal."

Meski optimistis, Kim tidak memandang remeh kekuatan Singapura.

"Kami akan bermain dengan mentalitas positif dan telah mempersiapkan diri untuk mengalahkan mereka lagi. Namun, Singapura sekarang lebih kuat dibandingkan dua tahun lalu."

Di kubu lawan, pelatih Singapura Gavin Lee menegaskan timnya tidak akan bermain aman meski hasil imbang sudah cukup menjaga posisi di papan atas klasemen Grup A.

Menurut Lee, target Singapura tetap meraih kemenangan demi memperbesar peluang lolos ke babak semifinal.

"Cara berpikir kami tidak berubah, apa pun kemungkinan yang ada. Kami selalu memasuki pertandingan dengan tujuan meraih kemenangan dan mencapainya melalui penampilan terbaik."

Lee menambahkan fokus utama timnya adalah mempertahankan konsistensi permainan, bukan memikirkan berbagai skenario klasemen.

"Pendekatan kami selalu sama di setiap pertandingan. Kami ingin menampilkan versi terbaik dari diri kami sendiri karena itu akan membawa kami lebih dekat kepada tiga poin."

Ia juga menilai kunci menghadapi Vietnam adalah menjaga keseimbangan permainan selama 90 menit lebih.

"Kami harus tetap berada dalam pertandingan hingga akhir. Siapa pun lawannya, kami ingin tetap kompetitif karena kami tahu jika mampu bertahan selama 95 menit, kami memiliki kualitas untuk menyulitkan hampir semua tim."

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.