Edukasi Warga Pesisir dalam Melestarikan dan Melindungi Ekosistem Penyu

Rabu, 17 Jun 2026, 23:17 WIB

Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendukung edukasi warga pesisir dalam melestarikan dan melindungi ekosistem penyu di daerah setempat.

"Kegiatan konservasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian penyu dan perlindungan ekosistem pesisir," kata Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj Hanipah saat melakukan kunjungan di lokasi konservasi di Pantai Mawil, Sumbawa Barat, Rabu.

Ket. Foto: Wakil Bupati Sumbawa Barat, Provinsi NTB, Hj Hanipah saat melakukan kunjungan di lokasi konservasi penyu di Pantai Mawil, Sumbawa Barat, Rabu (17/6/2026). — Sumber: Antara

Ia mengatakan Pantai Mawil memiliki nilai ekologis yang penting bagi kelestarian penyu. Dari tujuh spesies penyu yang ada di dunia, lima di antaranya tercatat beraktivitas di perairan Sumbawa Barat, yaitu penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), dan penyu tempayan (Caretta caretta).

"Kegiatan yang digelar setiap tahun ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian penyu serta ekosistem pesisir," katanya.

Ia mengatakan keberadaan kawasan konservasi ini juga diperkuat melalui Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nomor 11 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Selama berada di lokasi konservasi, Wabup Hanipah meninjau langsung seluruh fasilitas penangkaran dan memperoleh penjelasan mengenai proses perlindungan penyu, mulai dari peneluran, penetasan telur, hingga pelepasan tukik ke habitat alaminya.

Wabup Hanipah menyampaikan apresiasi kepada para penggiat lingkungan dan masyarakat yang selama ini aktif menjaga kelestarian habitat penyu di Pantai Mawil.

Menurutnya, menyelamatkan penyu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan perhatian dan komitmen berkelanjutan.

”Dari ribuan telur yang menetas, hanya sebagian kecil tukik yang mampu bertahan hidup hingga dewasa," katanya.

Oleh karena itu, semua pihak tidak boleh membiarkan habitat yang sangat berharga ini rusak, dan melalui kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya konservasi penyu dan perlindungan ekosistem pesisir.

"Pantai Mawil diharapkan dapat terus berkembang sebagai kawasan konservasi yang berkelanjutan sekaligus menjadi destinasi ekowisata yang edukatif dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.