- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Darurat Biota Air:...
Jakarta Darurat Biota Air: Pemprov DKI Gelar Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Jumat, 17 Apr 2026, 14:40 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat pengerukan, pembersihan sungai, serta pemulihan ekosistem perairan di wilayah ibu kota.
Operasi tersebut dilaksanakan di Jalan Janur Elok VI dan melibatkan berbagai unsur pemerintah serta masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons atas dominasi spesies invasif ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.
"Langkah ini dilakukan karena keberadaan ikan sapu-sapu di sejumlah perairan Jakarta sudah sangat dominan, mencapai sekitar 80 sampai 90 persen dari populasi biota air, sehingga mengganggu kondisi ekosistem perairan," ujarnya.
Menurut Pramono, keberadaan ikan sapu-sapu tidak hanya berdampak pada keseimbangan biota air, tetapi juga berpotensi merusak struktur bantaran sungai. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan ikan tersebut yang menggali dasar dan pinggiran sungai.
Ia menjelaskan bahwa aktivitas tersebut dapat merusak turap serta mengganggu habitat alami organisme lain di dalam perairan. Oleh karena itu, penanganan secara langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk mengendalikan populasinya.
Operasi penangkapan ini digelar secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Lokasi tersebut meliputi Kelapa Gading Barat di Jakarta Utara, Kali Anak TSI di Duri Kosambi Jakarta Barat, Kali Cideng di Jakarta Pusat, Pintu Air Outlet Setu Babakan di Jakarta Selatan, serta Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung di Jakarta Timur.
Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemprov DKI Jakarta berharap kesadaran publik terhadap pentingnya ekosistem sungai dapat terus meningkat.
"Operasi ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan dalam pemulihan perairan Jakarta, mulai dari penanganan cepat di lapangan, pengendalian secara berkala, perbaikan kualitas air, hingga pemulihan permanen ekosistem sungai dan saluran," tandasnya.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa seluruh hasil tangkapan ikan sapu-sapu akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Ikan-ikan tersebut akan dimatikan dan dikubur secara higienis agar tidak kembali ke perairan atau diperjualbelikan.
Langkah tersebut juga memungkinkan pemanfaatan ikan sebagai kompos alami yang ramah lingkungan. Dengan demikian, penanganan dilakukan tidak hanya untuk pengendalian populasi, tetapi juga memberikan manfaat tambahan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai instansi, termasuk unsur TNI, pemerintah kota, dan kementerian terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan memperkuat sinergi dalam menjaga kualitas lingkungan perairan di Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melakukan langkah berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem perairan yang lebih sehat dan mendukung kehidupan masyarakat di masa mendatang.
- Sungai
- Ekosistem
- Bersih Lingkungan
- biota air
- Ikan Invasif
- pemulihan ekosistem
- Ikan Sapu-sapu
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Manfaat Ikan Sapu-Sapu dan Kandungan Gizinya
-
DKI Jakarta rencanakan bentuk PJLP khusus tangani ikan sapu-sapu
-
Gerakan bersih lingkungan di Teluk Kendari
-
Sekjen PBB Bahas Deeskalasi AS-Iran dengan Sejumlah Negara Teluk
-
Bangun Ekosistem Pasar, OJK Perkuat Kerangka Nilai Ekonomi Karbon untuk Pasar Domestik
-
Menyapu Ikan Sapu-Sapu. Misi Mustahil Pemerintah Jakarta untuk Memberantas Hama di Sungai Ciliwung
-
KAI Commuter Gelar Kampanye Antikekerasan Seksual Secara Serentak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.