ASDP Pastikan Konektivitas Penyeberangan Aceh Tetap Terjaga dengan Layanan Optimal
Rabu, 17 Jun 2026, 13:06 WIBJAKARTA â Di tengah upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan optimal. Melalui penyesuaian armada dan pola operasi, konektivitas antarpulau yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat tetap terlayani dengan baik, aman, dan nyaman.
Bagi masyarakat Aceh, layanan penyeberangan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga penghubung penting bagi aktivitas ekonomi, distribusi logistik, pariwisata, hingga kehidupan sosial. Karena itu, menjaga keberlangsungan layanan menjadi prioritas utama ASDP dalam setiap kondisi operasional.
Saat ini, layanan penyeberangan lintasan Ulee LheueâBalohan dilayani oleh KMP BRR, sementara KMP Papuyu melayani lintasan Ulee LheueâLamteung dan Ulee LheueâSerapung. Penyesuaian operasional dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sekaligus menjaga aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menegaskan bahwa ASDP terus berupaya menjaga kualitas layanan melalui optimalisasi armada yang tersedia.
âKami memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan dengan baik melalui optimalisasi armada operasional. Penyesuaian jadwal yang dilakukan merupakan langkah untuk menjaga kesinambungan pelayanan tanpa mengurangi komitmen kami terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa,â ujar Windy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6).
Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyeberangan tercermin dari capaian operasional yang terus menunjukkan peran vital lintasan tersebut. Berdasarkan data operasional, sepanjang Januari hingga 15 Juni 2026, lintasan Ulee LheueâBalohan telah melayani 1.258 trip dengan total 184.512 penumpang dan 87.777 unit kendaraan dari berbagai golongan.
Sementara pada periode 1â15 Juni 2026, tercatat sebanyak 94 trip telah melayani 16.475 penumpang dan 9.347 unit kendaraan.
Dalam skema operasional yang berlaku saat ini, KMP BRR melayani lintasan Ulee LheueâBalohan dengan jadwal keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Adapun keberangkatan dari Pelabuhan Balohan dijadwalkan pada pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB.
Langkah Antisipatif
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menjelaskan bahwa kondisi layanan di lapangan tetap terkendali meskipun terdapat penyesuaian frekuensi pelayaran. âSecara umum, layanan penyeberangan masih berjalan normal.
ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal keberangkatan terbaru, serta datang lebih awal ke pelabuhan guna mengantisipasi potensi kepadatan. Dukungan dan pengertian masyarakat selama proses penyesuaian operasional turut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan.
Ke depan, ASDP akan terus melakukan evaluasi terhadap pola operasi yang diterapkan guna memastikan kebutuhan layanan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal. Dengan komitmen tersebut, konektivitas masyarakat Aceh melalui layanan penyeberangan akan terus terjaga, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat keterhubungan antarpulau secara berkelanjutan.
âASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal, aman, dan prima bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan di Aceh,â ujar Windy menandaskan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
KPK Bongkar Aliran Dana, THR Forkopimda Diduga dari Hasil Pemerasan
-
Konser LANY Jakarta 2026: Link Beli, Harga Tiket, dan Jadwal Artist Presale
-
Wamenlu RI Kunjungi Laos untuk Bahas Penguatan Hubungan Bilateral
-
Pemerintah Kota Mataram Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman
-
Pemerintah Genjot Dinas Ekraf di Daerah, Target Perluas Akses Pelaku Usaha Kreatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.