Pemerintah Lakukan Asesmen Pastikan Perkuliahan di Palu Berjalan Aman

Rabu, 17 Jun 2026, 13:15 WIB

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus melakukan pendataan untuk memastikan kegiatan perkuliahan berjalan dengan aman dan lancar di Palu, usai dilanda gempa dengan magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/6), mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVI serta pimpinan perguruan tinggi setempat dalam rangka memastikan kegiatan perkuliahan berjalan dengan aman dan lancar.

Ket. Foto: Warga Palu diliputi kepanikan akibat gempa bumi. — Sumber: antara foto

"Kemdiktisaintek telah berkoordinasi dengan pimpinan perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, serta LLDikti Wilayah XVI untuk melakukan pendataan dan asesmen dampak gempa bumi terhadap perguruan tinggi di Sulawesi Tengah," katanya.

Menteri Brian mengungkapkan pihaknya juga terus melakukan pendataan terhadap dampak yang mungkin dialami sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Ia memastikan data yang sedang difinalisasi hari ini akan menjadi dasar bagi Kemdiktisaintek untuk menentukan langkah penanganan dan dukungan lanjutan yang diperlukan.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi dan LLDikti agar kegiatan akademik dapat tetap berjalan dengan baik serta memastikan keselamatan sivitas akademika menjadi prioritas utama," ucap Brian Yuliarto.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa tektonik dengan magnitudo 6,7 terletak pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, atau tepatnya berada di 42 kilometer arah tenggara Kota Palu. Getaran gempa dirasakan juga di sejumlah wilayah Kabupaten Poso, dan Parigi Moutong.

Berdasarkan pemutakhiran data sekunder hingga Rabu siang ini, BMKG mencatat instrumen seismograf di lapangan telah mendeteksi terjadinya aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 118 kali dengan tren magnitudo yang terus mengecil.

Kemdiktisaintek juga telah menerima berbagai laporan adanya kerusakan fasilitas di sejumlah perguruan tinggi. Namun demikian, hingga kini belum ada perguruan tinggi yang melaporkan adanya kerusakan yang signifikan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.