Libur Sekolah dan Galungan, Pelaku Wisata Bali Andalkan Destinasi Indoor
Senin, 15 Jun 2026, 05:02 WIBDenpasar - Pelaku usaha di Bali mulai menawarkan berbagai opsi destinasi wisata untuk pengunjung domestik saat libur sekolah, salah satunya destinasi wisata indoor atau dalam ruangan.
âDari beragam destinasi, destinasi wisata indoor dapat jadi opsi di libur sekolah, apalagi di Bali libur sekolah juga bersamaan libur Hari Raya Galungan, jadi segmen domestik atau lokal bisa digenjot dari sekarang,â kata General Manager Trans Studio Theme Park I Nyoman Sutarjana.
Sutarjana di Denpasar, Minggu (14/6), mengatakan jenis wisata dalam ruangan belakangan mendapat perhatian, sebab cuaca Bali belakangan sering panas dan hujan, namun wisatawan maupun masyarakat lokal seringnya tak ingin menyia-nyiakan libur.
âPengunjung akhirnya juga kebanyakan kaget karena dari luar terlihat tidak ada taman hiburan seperti destinasi terbuka lain, ini seperti mal biasa tapi setelah masuk baru suka,â ujar dia.
Untuk memanfaatkan peluang libur panjang, pelaku usaha mulai berpikir untuk menggelar kegiatan-kegiatan pendukung di destinasi seperti Sutarjana bersama timnya yang membuat ajang cosplay bagi generasi muda penggemar jejepangan bertajuk Japan Live mengawali periode libur panjang.
Menurut dia, festival di tengah belasan wahana permainan, edukasi, dan atraksi ini akan menambah antusias pengunjung dan memberi ruang ekspresi bagi generasi muda yang baru saja memulai libur sekolah.
âKomunitas-komunitas di Bali ada banyak, Jejepangan, K-Pop, dan banyak lagi, kalau kami dekati wadahi aspirasi berbagai komunitas untuk beraktivitas disini, ini juga sekaligus jadi ruang belajar budaya Jepang karena festivalnya boleh dibilang besar, ada 47 peserta parade cosplay, penampilan dance, kami hadirkan juga makanan Jepang, sangat sesuai dengan generasi muda,â ujar Sutarjana.
Jika hari biasa destinasi wisata indoor itu mencatat 800 kunjungan, maka pada pada libur sekolah diyakini akan terjadi lonjakan dengan target 1.000-1.500 kunjungan per hari.
Pelaku usaha memprediksi di kondisi ekonomi saat ini dan momentum libur sekolah, maka 70 persen kunjungan akan diisi domestik dan 30 persen asing.
Untuk itu mereka berpikir agar semestinya pelaku usaha di Bali memberi banyak ruang bagi domestik, namun tetap menonjolkan keunikan destinasi wisata masing-masing.
Salah satu anak muda yang hadir di taman hiburan tersebut yaitu Ahmad Munif (18) mengaku senang karena memulai libur kelulusan dengan menghadiri festival Jejepangan ini.
âSenang sekali karena di mal bisa cosplay dan menonton Jejepangan, biasanya kalau libur sekolah saya cuma baca buku dan main game di rumah,â ujar dia.
Menurut pelajar asal Surakarta itu, menggabungkan festival serupa dengan destinasi wisata merupakan hal yang tepat, sebab di selang waktu festival, para penggemar Jejepangan itu bisa mencoba wahana-wahana permainan.
- Pariwisata Bali
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dukung Pariwisata Bali: Kementerian PU Alokasikan 206 Paket Pekerjaan Senilai Rp1,27 Triliin
-
Trump Goyang Peta Minyak Dunia: India Diseret ke Venezuela, Tiongkok Ikut Dipersilakan Masuk
-
Harga Pertamax & Pertamax Green Masih Diganting, Publik Dibuat Harap-Harap Cemas
-
Persija Harap Dapat Mengambil Poin Penuh Lawan Arema
-
Selat Hormuz Dibuka, Dua Kapal Tanker Pertamina Siap Melintas Keluar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.