Program Pelatihan Olah Ikan Asin Disiapkan Kabupaten Penajam untuk Pasok Kebutuhan IKN
Selasa, 28 Jul 2026, 18:46 WIBPENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menyiapkan program pelatihan untuk masyarakat pengolah ikan asin yang produknya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).Â
"Warga yang berusaha pengolahan ikan asin diprogramkan mendapatkan pelatihan," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto ketika ditanya mengenai ikan hasil tangkap nelayan di Penajam, Selasa (28/7).
Kabupaten itu punya potensi pengembangan ikan asin, lanjut dia, sehingga diupayakan agar produksi dapat meningkat dengan kualitas yang baik dan menjadi salah satu daerah unggulan penghasil ikan asin. Produksi ikan asin rumahan di Kabupaten Penajam Paser Utara rata-rata mencapai 100 sampai dengan 150 kilogram dalam satu bulan.Â
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga membantu warga yang memiliki usaha ikan asin dan ikan olahan lainnya agar membentuk kelompok, sehingga bisa mendapatkan bantuan peralatan produksi maupun permodalan dari pemerintah, ujar dia.Â
Lebih lanjut ia mengatakan produksi ikan asin secara mandiri harus ditingkatkan sehingga bukan saja memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan IKN yang secara langsung bakal berdampak pada peningkatan kesejahteraan.
Produksi ikan asin maupun ikan olahan lainnya dapat ditingkatkan karena sebagai daerah terdekat dan penyangga utama IKN berpeluang memenuhi kebutuhan pangan di ibu kota baru Indonesia itu, ujar dia.Â
Ikan tangkapan nelayan Kabupaten Penajam Paser Utara rata-rata mencapai kisaran 6.672 ton per tahun, sebagian dialihkan untuk produk bernilai simpan lama seperti ikan asin atau ikan olahan lainnya guna mengantisipasi fluktuasi cuaca dan hasil tangkapan.
Tercatat jumlah produksi olahan ikan, termasuk ikan asin di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 26 hingga 32 ton per tahun, kata Andi Trasodiharto. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Danau Tondano Dinilai Layak Jadi Pusat Wisata Olahraga Air di Sulawesi Utara
-
Inspektorat Nyatakan Pengadaan Mobiler di Rumah Dinas Wagub Babel Langgar Aturan
-
Nggak Mau Kehilangan Sawah, Lebak Pertahankan Kawasan LP2B
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
-
Jelang KTT G7 di Jenewa, Aksi Unjuk Rasa Damai Anti-G7 Berubah Rusuh, Mobil Dibakar, Fasad Bangunan Dihancurkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.