Pemerintah Kabupaten Luwu Salurkan Ribuan LPG 3 Kg Atasi Kelangkaan

Kamis, 11 Jun 2026, 09:13 WIB

MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Luwu, Sulsel, melalui Dinas Perdagangan menyalurkan ribuan tabung LPG 3 kilogram melalui pasar murah sebagai upaya mengatasi kelangkaan pasokan dan tingginya harga gas bersubsidi tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu Ruslang, dalam keterangannya diterima di Makassar, Sulsel, Kamis (11/6), mengatakan pelaksanaan pasar murah merupakan langkah cepat untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh LPG kg dengan harga yang tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) serta distribusi yang lebih tepat sasaran.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sejumlah warga membawa tabung LPG 3 kilogram saat operasi pasar di SPBU Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan. — Sumber: ANTARA

"Pasar murah ini merupakan respons Pemerintah Kabupaten Luwu atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG kg dan tingginya harga yang terjadi di tingkat pengecer. Kami ingin memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi dengan harga yang sesuai dan pasokan yang tersedia," ujarnya

Ia menjelaskan setiap titik lokasi disiapkan sebanyak 560 tabung LPG 3 kilogram, yang disalurkan melalui agen resmi.

Pelaksanaan pasar murah dilakukan secara bertahap di 15 kecamatan, yakni Belopa, Belopa Utara, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Ponrang Selatan, Ponrang, Bupon, Bua, Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Lamasi, dan Lamasi Timur.

Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, masyarakat yang ingin membeli LPG kg diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau fotokopi kartu keluarga (KK).

Persyaratan tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan agar gas bersubsidi benar-benar diterima oleh rumah tangga yang berhak.

"Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan membawa identitas diri saat melakukan pembelian. Langkah ini dilakukan agar distribusi LPG bersubsidi dapat lebih tertib, tepat sasaran, dan menghindari pembelian berulang yang berpotensi mengganggu pemerataan distribusi," ujarnya.

Ruslang berharap pelaksanaan pasar murah LPG 3 kilogram yang dilaksanakan 11-13 Juni ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menstabilkan kondisi pasokan dan harga di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Luwu juga akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi LPG bersubsidi bersama agen penyalur dan pihak terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.