DPR: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Berpotensi Dongkrak UMKM dan Perputaran Ekonomi Daerah
Kamis, 11 Jun 2026, 14:00 WIBJakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menilai penyelenggaraan dan penayangan siaran Piala Dunia 2026 di TVRI berpotensi mendorong perputaran ekonomi daerah serta meningkatkan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Lamhot dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/6), mengatakan berbagai ajang olahraga internasional selama ini terbukti mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru yang menjangkau hingga tingkat masyarakat.
"Piala Dunia bukan hanya peristiwa olahraga. Di banyak negara, termasuk Indonesia, ajang ini juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi," katanya.
Menurut dia, siaran pertandingan yang dapat diakses secara luas melalui TVRI membuka peluang masyarakat menggelar kegiatan nonton bersama di berbagai daerah. Aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk dan jasa yang disediakan pelaku UMKM.
Lamhot mengatakan sektor kuliner menjadi salah satu yang berpotensi memperoleh manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.
"Setiap kegiatan nonton bersama pasti diikuti aktivitas konsumsi. Mulai dari makanan ringan, kopi, minuman, hingga berbagai produk kuliner lokal. Di sinilah UMKM mendapatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan mereka," ujarnya.
Selain sektor makanan dan minuman, perputaran ekonomi juga diperkirakan terjadi pada sektor perdagangan ritel. Penjualan atribut sepak bola seperti kaus, syal, bendera, dan berbagai produk bertema sepak bola berpotensi meningkat selama kompetisi berlangsung.
Ia menambahkan pelaku usaha percetakan dan industri kreatif lokal juga berpeluang memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya permintaan spanduk, baliho, dekorasi acara, kaus komunitas, hingga materi promosi kegiatan nonton bersama.
Menurut Lamhot, sektor jasa turut berpotensi memperoleh dampak positif, antara lain penyedia layar LED, jasa penyewaan proyektor, sistem tata suara, dokumentasi, hingga penyelenggara acara lokal.
Ia mengatakan peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat pada momentum olahraga berskala besar dapat menciptakan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi.
"Ketika masyarakat berkumpul menyaksikan pertandingan, terjadi peningkatan konsumsi yang berdampak langsung terhadap pelaku usaha kecil dan menengah," katanya.
Lamhot yang juga Ketua Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) mengatakan momentum Piala Dunia 2026 perlu dimanfaatkan secara optimal mengingat Indonesia memiliki lebih dari 65 juta pelaku UMKM.
Berdasarkan data pemerintah, sektor UMKM berkontribusi sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja nasional.
"Karena itu, setiap momentum yang mampu meningkatkan konsumsi masyarakat harus dimanfaatkan untuk memperkuat sektor UMKM. Piala Dunia dapat menjadi salah satu instrumen yang mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah," ujarnya
Ia juga menyoroti peran TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang memiliki jangkauan luas hingga ke daerah yang belum sepenuhnya terlayani televisi berbayar maupun platform digital.
Menurut dia, akses yang lebih merata memungkinkan manfaat sosial dan ekonomi dari siaran olahraga dunia dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
Lamhot menambahkan kegiatan nonton bersama di berbagai daerah kerap menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi pedagang kecil.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat untuk berkolaborasi memanfaatkan momentum tersebut dengan melibatkan UMKM lokal dalam berbagai kegiatan pendukung.
"Jika dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan selama pertandingan berlangsung. UMKM bisa mendapatkan pelanggan baru, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan eksposur produk lokal kepada masyarakat," kata Lamhot.
- Siaran Piala Dunia 2026
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Semeru Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer
-
Allianz Life Indonesia dan HSBC Indonesia Luncurkan Perencanaan Pensiun dan Waris
-
Hari Pelanggan Nasional, GM PLN Disjaya Tawarkan Diskon KALCER ke Pelanggan
-
Tips Mengurangi Sampah Plastik Rumah Tangga Menurut Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik
-
Pemerintah Kabupaten Pamekasan Duga Kelangkaan LPG karena Ulah Oknum Pengecer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.