Rupiah Ditutup Menguat 129 Poin Usai BI Naikkan Suku Bunga
Selasa, 09 Jun 2026, 21:37 WIBJAKARTA - Pasar valas merespons positif keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen sehingga rupiah menguat cukup signifikan dalam penutupan perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup naik 0,71 persen atau 129 poin menjadi Rp18.058 per dollar AS. âLangkah BI menaikkan suku bunga merupakan langkah yang tepat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah,â kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, Selasa (9/6).
Selain untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, kenaikan suku bunga BI juga untuk menjaga laju inflasi. âKarena kemungkinan besar inflasi akan naik akibat naiknya harga barang-barang impor,â ucap Ibrahim.
Pemerintah menargetkan inflasi tahun 2026 dan 2027 di sasaran 2,5 persen plus minus satu persen. Untuk itu, menurut Ibrahim, kebijakan BI ini harus diimbangi dengan kebijakan pemerintah yang saling mendukung.
Ibrahim menilai penguatan rupiah rentan, karena belum ada kepastian apakah defisit fiskal bisa di bawah tiga persen. âBI sejauh ini sudah all out melakukan intervensi di pasar valas dalam dan luar negeri,â ujar Ibrahim.
Dari sisi eksternal, ada sinyal meredanya ketegangan setelah Israel dan Iran menghentikan serangan satu sama lain. Tapi kedua belah pihak masih saling ancam untuk membalas jika ada serangan.
Iran menegaskan akan melakukan serangan ke Israel jika entitas zionis itu masih melakukan serangan ke Lebanon. Sementara itu, Presiden Trump menyebut peluang kesepakatan damai dengan Iran tetap terbuka.
Sedangkan di kalangan investor masih masih melihat risiko suku bunga tinggi karena potensi inflasi. Ekspektasi itu mendorong naiknya imbal hasil obligasi AS dan semakin menguatnya mata uang dollar AS.
âPelau pasar akan mengamati rilis Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat untuk bulan Mei yang akan dirilis hari Rabu. IHK diprakirakan menjadi 4,2 persen secara tahunan, naik dari 3,8 persen di bulan April,â pungkas Ibrahim. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Ini Cara Naik TransJakarta dan KRL Lebih Hemat
-
Setahun Usai Bangkit dari Cedera, Dimitrov Kembali Lolos ke Babak Keempat Wimbledon
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-3 di Dunia, Hindari Aktivitas Luar Ruangan!
-
Berniat Segarkan Badan dari Panas Ekstrem, 10 Orang Justru Tewas Tenggelam di Jerman
-
Cermati Bahaya Tekanan Darah Tinggi dalam Waktu ke Depan
-
Terkait Penunjukan Destry, Pakar: Perkuat Koordinasi Fiskal-Moneter untuk Turunkan Risiko Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.