Perum Bulog: Realisasi Bantuan Pangan di Kalteng Hampir 70 Persen

Senin, 08 Jun 2026, 11:23 WIB

PALANGKA RAYA – Bulog Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mempercepat penyaluran bantuan pangan pemerintah ke berbagai wilayah provinsi itu sebagai salah satu langkah stabilisasi pangan nasional dan saat ini sudah mencapai 70 persen.

Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng, Erwin Budiana, di Palangka Raya, Senin (08/6), mengatakan hingga 6 Juni 2026, penyaluran bantuan pangan terealisasi hampir 70 persen atau lebih dari 140 ribu penerima bantuan pangan (PBP) dari target 205 ribu PBP.

Ket. Foto: Arsip - Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengecek beras di gudang Palangka Raya belum lama ini (21/5/2026). — Sumber: ANTARA

Menurut dia, realisasi tersebut setara dengan 2.800 ton beras dan 560 ribu liter minyak goreng.

"Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026," ujarnya.

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan membantu meredam tekanan harga beras dan minyak goreng di tingkat konsumen.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng, harga rata-rata beras medium Rp14.426 per kilogram dan beras premium Rp16.967 per kilogram.

Sedangkan harga rata-rata minyak goreng, yakni minyak goreng premium Rp24.150 per liter, minyak goreng curah Rp16.910 per liter.

Lebih lanjut, Erwin memaparkan sampai awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog Kalteng mencapai sekitar 16.000 ton.

"Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras," ujarnya.

Pihaknya memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu dalam mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.