KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

Minggu, 07 Jun 2026, 00:25 WIB

Cianjur - PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung sempat menghentikan sementara perjalanan Kereta Api Siliwangi di Stasiun Ciranjang-Cianjur, Jawa Barat guna memastikan tidak ada dampak gempa magnitudo 3.5 terpusat di Cianjur terhadap jalur kereta.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo saat dihubungi, Sabtu (6/6), mengatakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) setiap terjadi gempa bumi seluruh kereta yang sedang berjalan dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan sarana dan prasarana perkeretaapian.

Ket. Foto: Petugas melakukan pemeriksaan jalur kereta di sejumlah titik di wilayah Cianjur, Jawa Barat, guna memastikan tidak ada dampak gempa yang dapat mengganggu perjalanan KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi pasca gempa Cianjur, Sabtu (6/6). — Sumber: Antara

Termasuk gempa magnitudo 3.5 yang sempat dirasakan cukup kencang di sejumlah wilayah Cianjur pada Sabtu malam, sehingga KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi diberhentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB.

“Sesuai SOP ketika terjadi gempa seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan memastikan keamanan perjalanan,” katanya.

Penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan kondisi jalur rel tetap aman saat dilalui kereta, setelah dipastikan aman dan tidak ada dampak terhadap jalur rel, perjalanan kereta kembali dilanjutkan.

Sesampai-nya di Stasiun Cianjur perjalanan ke Sukabumi tidak langsung dilakukan karena petugas masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lintas jalur kereta api guna memastikan jalur Cianjur-Sukabumi aman dilalui.

Setelah seluruh jalur dipastikan aman untuk operasional KA Siliwangi 345 kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur pada pukul 20:52 WIB menuju Stasiun Sukabumi.

“KA Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB setelah seluruh lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api, selama pemeriksaan dilakukan penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta,” katanya.

Selama proses pemeriksaan, tutur dia, petugas memberikan informasi pada para penumpang terkait perkembangan situasi serta hasil pemeriksaan jalur sebelum perjalanan kereta kembali normal.

“Kami terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara termasuk perkembangan pemeriksaan jalur, selama proses berjalan seluruh penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing,” katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.