Resmi Dimulai Kembali Jam Bebas Kendaraan di Rasuna Said Mulai 7 Juni

Jumat, 05 Jun 2026, 15:22 WIB

JAKARTA – Jam bebas kendaraan (JBK) di Rasuna Said kembali diberlakukan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta kembali menggelar JBK di Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mulai Minggu (7/6) pukul 05:30 sampai 09:00 WIB.

Di sepanjang koridor Rasuna Said, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti parade Abang None dan komunitas pilah sampah, kampanye pemilahan sampah, permainan tradisional, bazar UMKM, layanan Kartu Layanan Gratis (KLG), hingga bazar pangan murah. Sejumlah komunitas juga akan meramaikan kegiatan HBKB tersebut.

Ket. Foto: ruang berolahraga — Sumber: ist

Lintasan JBK Rasuna Said memiliki panjang total 4,4 kilometer dan terbagi dalam dua segmen. Pada sisi timur, lintasan dimulai dari Simpang Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca sepanjang 2,2 kilometer. Sementara di sisi barat, lintasan membentang dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya sepanjang 2,2 kilometer.

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada rumah sakit, rumah ibadah, hotel, gedung perkantoran, hingga kedutaan besar di sekitar lokasi JBK . Menurutnya, aktivitas di kawasan tersebut tetap dapat berjalan dengan dukungan rute alternatif dan layanan Transjakarta yang mulai beroperasi sejak pukul 05.00 WIB.

Khusus untuk Kedutaan Besar Arab Saudi yang tidak memiliki akses alternatif selain melalui Jalan H.R. Rasuna Said, Dishub menerapkan kanalisasi satu lajur lalu lintas dari Jalan Karet Raya menuju akses masuk kedutaan. Jalur tersebut dapat dilalui kendaraan listrik atau kendaraan ramah lingkungan dari dan menuju Kedutaan Besar Arab Saudi.

Sebelumnya, Pemprov Jakarta telah menggelar HBKB perdana di Jalan H.R. Rasuna Said pada 10 Mei 2026 bertepatan dengan pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta. Kegiatan itu menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat antusiasme masyarakat dan kesiapan kawasan apabila HBKB digelar rutin.

Data Dinas Perhubungan Jakarta menunjukkan jumlah pejalan kaki pada Januari–Mei 2026 meningkat 9,74 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dari 265.952  orang menjadi 291.852 orang.

Budi mengatakan HBKB Rasuna Said dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan penggunaan transportasi ramah lingkungan. Menurutnya, semakin banyak warga berjalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi umum, kualitas udara Jakarta diharapkan ikut membaik.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik terus meningkat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan alternatif lokasi HBKB di kawasan Rasuna Said agar semakin banyak warga dapat menikmati ruang kota yang sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda,” kata Budi di Jakarta, Jumat (5/6).

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Dishub DKI Jakarta menyiapkan 10 rute pengalihan lalu lintas, empat lokasi kantong parkir off street berkapasitas 1.914 mobil dan 1.910 sepeda motor, serta dukungan tujuh rute Transjakarta dan dua rute LRT Jabodebek.

“Seluruh aspek pelaksanaan HBKB Rasuna Said telah kami siapkan secara matang agar masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” pungkas Budi.

  • jam bebas kendaraan

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.