CIMB Niaga Finance Terapkan Strategi Selektif Demi Jaga Pertumbuhan

Selasa, 07 Apr 2026, 00:00 WIB

TANGERANG SELATAN – Pelaku industri pembiayaan dituntut semakin adaptif dalam merespons dinamika ekonomi global dan domestik yang penuh tekanan. Kombinasi melemahnya daya beli, kenaikan suku bunga, serta meningkatnya risiko kredit mendorong perusahaan untuk tak lagi mengejar pertumbuhan agresif, melainkan mengedepankan kualitas aset dan keberlanjutan bisnis.

Dengan keseimbangan antara kehati-hatian dan peluang pertumbuhan, industri pembiayaan berupaya menjaga stabilitas kinerja sekaligus memperkuat daya tahan di tengah siklus ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Ket. Foto: PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) atau CIMB Niaga Finance — Sumber: istimewa

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) atau CIMB Niaga Finance mencatat kinerja keuangan solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan pendapatan secara tahunan sebesar 9,31 persen (yoy) menjadi 2,23 triliun rupiah karena didukung kenaikan aset dan aset kelolaan. Perusahaan juga membukukan laba bersih 322,75 miliar rupiah.

Kinerja tersebut diperkuat oleh kualitas aset yang terjaga hingga meraih peringkat tertinggi AAA dari Fitch Ratings Indonesia, mencerminkan manajemen risiko dan ketahanan bisnis yang kuat. Peringkat tertinggi ini mencerminkan kemampuan agility dan manajemen risiko CNAF yang berada di level terbaik.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan menyampaikan 2025 menjadi periode penuh tantangan. Meski demikian, CNAF berupaya untuk tetap mencatatkan kinerja yang positif meski market terkontraksi.

Dia menambahkan salah satu pencapaian utama tahun lalu adalah keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas. Diakuinya dinamika dan perlambatan pertumbuhan industri pembiayaan pada 2025 dirasakan oleh seluruh industri pembiayaan, tak hanya CNAF saja.

“Namun, CNAF berhasil menjaga kinerja yang adaptif, resilien, dan kompetitif. CNAF berhasil membukukan total penyaluran pembiayaan baru pada 2025 sebesar 9,25 triliun rupiah. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi CNAF di industri. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor menjadi 6,11 persen yang juga tercermin dari aset kelolaan Perseroan yang tumbuh 3,93 persen,” ujar Ristiawan dalam RUPST CIMB Niaga Finance di Tangerang Selatan, Banten, Senin (6/4).

Prospek Membaik

Ke depan, Ristiawan optimistis prospek usaha perseroan tahun ini makin membaik meskipun di tengah tantangan makro ekonomi dan industri otomotif. Untuk itu, perusahaan terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan aspek prudent dan penguatan customer experience dalam mencapai misi menjadi the most profitable multifinance di Indonesia.

Pada RUPST, para pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 129 miliar rupiah atau 40 persen dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2025. RUPST juga menyetujui penunjukan kembali Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan untuk mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku 2026 dengan pertimbangan bahwa Kantor Akuntan Publik ini memiliki pengalaman dan track record yang baik serta juga merupakan kantor akuntan publik yang digunakan oleh induk perusahaan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Vitto Budi

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.