Anda Hendak Wisata Mendaki Gunung? Catat Hal-hal Ini yang Mesti Diperhatikan!
Jumat, 05 Jun 2026, 17:28 WIBJAKARTA - Kementerian Pariwisata menyampaikan pentingnya bekal pengetahuan dan persiapan bagi wisatawan yang hendak mendaki gunung, terutama gunung berapi aktif.
Dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta pada Jumat, Kementerian Pariwisata menyampaikan bahwa wisatawan maupun pendaki sebaiknya mencari tahu status gunung api yang hendak dituju sebelum melakukan pendakian.
Status aktivitas gunung berapi bisa dicek melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dikembangkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Kalau status aktivitas gunung api dinyatakan tidak aman untuk kegiatan pendakian, maka wisatawan atau pendaki diminta mengurungkan niat untuk mendaki gunung.
Jika kondisi gunung masih memungkinkan untuk kegiatan pendakian, maka wisatawan dan pendaki dianjurkan mematuhi ketentuan mengenai batas zona aman dan zona berbahaya di sekitar gunung berapi.
"Pastikan untuk menghubungi pemandu lokal bersertifikat yang telah dibekali kemampuan untuk mengetahui secara persis titik-titik mana yang aman dan kapan harus tahu membatalkan pendakian," kata Kementerian Pariwisata.
Kementerian Pariwisata menekankan pentingnya pendaki dan wisatawan yang hendak naik gunung menyiapkan kondisi fisik dan perbekalan yang dibutuhkan untuk mendaki.
Selain menyiapkan tas dan sepatu yang sesuai, pendaki dan wisatawan disarankan membawa masker respirator untuk menghadapi kemungkinan munculnya semburan gas beracun atau abu vulkanik saat mendaki.
Kementerian Pariwisata meminta pada pendaki dan wisatawan mematuhi aturan dan tidak melanggar larangan yang ditetapkan oleh PVMBG maupun pengelola kawasan pendakian.
Kementerian meminta wisatawan dan pendaki mendengarkan dan menaati instruksi petugas di lapangan, tidak memaksakan kehendak untuk mencapai puncak atau kawah gunung jika kondisi tidak memungkinkan.
"Menjadi pendaki yang hebat bukan berarti berani mati, tapi tahu kapan harus berhenti demi keselamatan diri dan orang lain," kata kementerian.
Di samping itu, Kementerian Pariwisata mengingatkan wisatawan yang hendak mendaki gunung untuk menghormati dan menjaga alam. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Tiongkok Buru Tikus yang Curi Dana Militer
-
Kepala BGN Sebut Kasus MBG Alami Tren Penurunan
-
Strategi Lawan Kekeringan! Aceh Besar Andalkan Padi Gogo
-
Ragunan Buka Sampai Malam! Wisatawan Bisa Keliling Zoo di Bawah Cahaya Bulan
-
BGN: DIY Pelopori Pasokan Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis Lewat Lumbung Mataraman
-
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Pakistan untuk Kunjungan Kenegaraan
-
Cuaca Tak Bersahabat, Wisata Pariaman Mendadak Sepi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.