Ganda Putra Andalan Akhiri Paceklik Gelar Dunia
Kamis, 13 Agu 2026, 06:42 WIBJAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mematok target tinggi pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang akan berlangsung di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, 17-23 Agustus mendatang. Indonesia membawa misi besar untuk membawa pulang kembali medali emas sekaligus mengakhiri paceklik gelar juara dunia yang sudah berlangsung selama tujuh tahun sejak edisi 2019 di Basel, Swiss.
Dalam Kejuaraan Dunia edisi 2025 di Paris, tim Merah Putih hanya mampu mengamankan satu medali perunggu melalui pemain tunggal putri, Putri Kusuma Wardani. Menatap edisi ke-30 di India, PBSI menurunkan kekuatan terbaik yang terdiri atas 11 wakil lintas sektor, delapan di antaranya menyandang status sebagai pemain unggulan. Langkah ini menjadi prioritas utama federasi di tengah padatnya kalender kompetisi internasional tahun ini, yang juga mencakup ajang multicabang bergengsi, Asian Games 2026.
Sektor ganda putra menjadi tumpuan utama Indonesia untuk meraih medali emas. Tim Merah Putih datang dengan tren positif yang sangat kuat setelah menyapu bersih tiga gelar juara beruntun di turnamen Japan Open, China Open, dan Taipei Open 2026. Fokus utama tertuju pada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Ganda putra yang menempati posisi unggulan kedua turnamen ini tampil impresif sepanjang musim dengan mengamankan gelar juara beruntun di turnamen level tertinggi, Japan Open 2026 dan China Open 2026.
Kendati demikian, peta persaingan di New Delhi dipastikan berjalan sengit karena seluruh ganda putra elite dunia turun dengan kekuatan penuh. Fajar/Fikri langsung melenggang ke babak 32 besar setelah mendapat keuntungan bye di babak pertama.
Namun, jalan menuju podium tertinggi akan diadang oleh musuh bebuyutan mereka sekaligus unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, yang sempat mereka kalahkan di final China Open lalu.
Ancaman besar lainnya juga datang dari pasangan tangguh Tiongkok, Liang Weikeng/Wang Chang (unggulan 3), juara bertahan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia (unggulan 4), serta wakil tuan rumah India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (unggulan 5).
Indonesia tidak hanya bertumpu pada satu pasangan. Kekuatan ganda putra Merah Putih kian solid dengan kehadiran Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang menempati posisi unggulan kesembilan, serta pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sebagai unggulan ke-12. Sama seperti Fajar/Fikri, kedua pasangan ini juga mendapat keuntungan bye dan langsung memulai perjuangan mereka dari babak kedua.
PBSI berharap kematangan strategi dan konsistensi yang ditunjukkan sektor ganda putra mampu memberikan kejutan besar guna mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia. ben/G-1
- Kejuaraan Dunia BWF 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.