Warga Kota Mataram Diimbau Tingkatkan PHBS Antisipasi Penyakit Musim Dingin

Kamis, 04 Jun 2026, 05:52 WIB

MATARAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengimbau warga di kota itu untuk meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah antisipasi penyakit saat musim dingin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr Hj Dewi Ayu Murniati di Mataram, Rabu (3/6), mengatakan, perubahan cuaca memasuki musim dingin sering kali membawa dampak bagi kesehatan tubuh sehingga penting agar masyarakat tetap fit dan terhindar dari berbagai penyakit musiman.

Ket. Foto: Antisipasi penyakit musim dingin di Kota Mataram. — Sumber: antara foto

"Salah satunya dengan meningkatkan PHBS di lingkungan masing-masing," katanya. 

Menurutnya, transisi ke suhu yang lebih dingin cenderung menurunkan daya tahan tubuh jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat maka hal tersebut dapat dicegah. 

Beberapa penyakit yang paling sering muncul di musim dingin antara lain flu, batuk, radang tenggorokan, asma, Ispa (infeksi saluran pernapasan akut), diare, alergi cuaca dingin yang memicu bersin-bersin di pagi dan malam hari, penyakit kulit, jamur, dan lainnya.

"Udara yang dingin memicu peningkatan kelembaban, sehingga kuman gampang berkembang biak. Akibatnya, virus dan jamur jadi lebih mudah berkembang biak," katanya. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya memberikan beberapa tips praktis yang bisa diterapkan sehari-hari selain PHBS, masyarakat diharapkan dapat memenuhi nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya vitamin C dan zinc, serta tetap rutin minum air putih meski jarang merasa haus.

Selain itu, melakukan istirahat yang cukup membantu proses regenerasi sel tubuh dan memperkuat sistem imun, serta menjaga kehangatan tubuh dengan menggunakan pakaian tebal atau berlapis saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari masuk angin atau hipotermia terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat alergi terhadap cuaca dingin. 

"Masyarakat juga bisa tetap berolahraga di dalam raungan, serta menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan," katanya. 

Lebih jauh Dewi juga, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala-gejala awal penyakit. Jika mulai merasakan gejala penyakit seperti demam tinggi atau batuk berkepanjangan, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum kondisinya memburuk.

"Masyarakat juga harus peduli dengan kesehatan, jika merasa ada gangguan kesehatan segera berobat ke fasilitas terdekat. Bahkan 11 puskesmas se-Kota Mataram siap melayani warga Mataram secara gratis," katanya menambahkan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.