Sabalenka Siap Hadapi Gelombang Kejutan

Rabu, 03 Jun 2026, 06:52 WIB

PARIS – Jalan menuju gelar perdana Prancis Open semakin terbuka bagi Aryna Sabalenka. Petenis nomor satu dunia asal Belarusia itu terus menunjukkan statusnya sebagai unggulan utama setelah menyingkirkan mantan juara Grand Slam, Naomi Osaka, untuk melaju ke perempat final Roland Garros.

Bermain dalam sesi malam di Court Philippe-Chatrier, Sabalenka tampil dominan dan menang 7-5, 6-3 atas Osaka. Pertandingan tersebut menjadi laga tunggal putri pertama yang menempati slot utama malam hari di Roland Garros dalam tiga tahun terakhir. Kedua pemain sukses menyuguhkan tenis berkualitas tinggi.

Ket. Foto: Aryna Sabalenka bereaksi terhadap sebuah poin melawan Naomi Osaka dari Jepang selama pertandingan tunggal putri mereka pada hari ke-9 turnamen tenis French Open di Lapangan Philippe-Chatrier di Kompleks Roland-Garros di Paris pada 1 Juni 2026. — Sumber: JULIEN DE ROSA / AFP

“Tidak menyangka servis saya akan sebagus itu. Saya merasa terus berkembang di setiap pertandingan dan sangat senang dengan permainan ini,” ujar Sabalenka.

Kemenangan itu mengantarkan Sabalenka ke perempat final Grand Slam untuk ke-14 kali secara beruntun. Ia juga menjadi satu-satunya juara Grand Slam yang masih bertahan di sektor tunggal putra maupun putri setelah sejumlah unggulan besar tersingkir lebih awal.

Kini, Sabalenka akan menghadapi petenis Russia Diana Shnaider yang tengah menikmati performa terbaiknya. Shnaider melangkah ke delapan besar setelah menyingkirkan juara Australia Open 2025 Madison Keys dengan skor 6-3, 3-6, 6-0.

Petenis kidal berusia 22 tahun itu menunjukkan mental tangguh saat bangkit setelah kehilangan set kedua. Meski statistik menunjukkan Keys lebih agresif dengan 27 winner berbanding 17 milik Shnaider, banyaknya kesalahan sendiri dari petenis Amerika Serikat tersebut menjadi faktor penentu hasil pertandingan.

Bagi Shnaider, pencapaian ini sudah menjadi prestasi besar. Dalam tiga penampilan sebelumnya di Roland Garros, dia tak pernah melewati putaran kedua. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai ketika dia harus berhadapan dengan Sabalenka yang dikenal jauh lebih konsisten dan minim kesalahan.

Kedua pemain akan bertemu untuk pertama kalinya. Rekor Shnaider melawan petenis peringkat 10 besar dunia juga belum meyakinkan, hanya meraih satu kemenangan dari 15 pertemuan. Statistik tersebut menjadikan Sabalenka favorit kuat untuk melangkah ke semifinal.

Di bagian bawah undian putri, kejutan lain datang dari petenis Polandia Maja Chwalinska. Berstatus pemain kualifikasi, Chwalinska menjadi petenis keenam sejak tahun 2000 yang mampu menembus perempat final Roland Garros dari jalur kualifikasi.

Petenis peringkat 114 dunia itu meneruskan laju impresifnya dengan mengalahkan harapan tuan rumah Diane Parry 6-3, 6-2. Sepanjang turnamen, Chwalinska telah membukukan tujuh kemenangan beruntun, termasuk tiga laga kualifikasi, dan hanya kehilangan satu set.

“Dia salah satu pemain terbaik dunia. Tidak banyak orang mengenal saya, jadi ini jelas tantangan besar,” ujarChwalinska menjelang laga melawan Anna Kalinskaya.

Kalinskaya sendiri mencapai perempat final setelah melalui pertarungan dramatis melawan Anastasia Potapova. Unggulan ke-22 asal Russia itu menang 6-4, 2-6, 7-6(7) dalam waktu hampir tiga jam. Potapova dua kali gagal menuntaskan pertandingan ketika sudah berada dalam posisi unggul saat melakukan servis untuk kemenangan.

Bagi Kalinskaya, ini merupakan perempat final pertama sepanjang kariernya di Roland Garros. Sebelumnya, catatannya di Paris hanya satu kemenangan dari lima penampilan. ben/AFP/G-1

  • roland garros 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.