Pendaftaran SPMB 2026 Kota Malang Segera Dibuka, Posko Bantuan Disiapkan di Sekolah

Selasa, 02 Jun 2026, 16:25 WIB

Malang, Jawa Timur - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, menyiapkan tim pendamping di posko pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk mengantisipasi kendala orang tua saat mendaftarkan anak-anak mereka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana di Kota Malang, Selasa (2/6), mengatakan posko pelayanan SPMB tersebut didirikan pada setiap lokasi sekolah negeri di kota tersebut.

Ket. Foto: Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana ditemui di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (24/2). — Sumber: Antara

"Kami membuka posko untuk SPMB di sekolah negeri, masyarakat nanti akan dipandu oleh masing-masing pihak sekolah dengan operatornya (tim teknis)," kata Suwarjana.

Ia menyampaikan layanan bantuan pendaftaran tersebut disediakan lantaran masih ada masyarakat atau dalam hal ini calon wali murid yang kerap menghadapi persoalan teknis ketika akan mendaftarkan anak mereka.

"Karena belum semuanya paham terhadap penggunaan perangkat teknologi informasi, sehingga akan dipandu," kata dia.

Terkait formulasi penyelenggaraan SPMB tahun ajaran 2026/2027, ia menyampaikan pelaksanaan pendaftaran tidak berbeda dari tahun lalu.

Tahapan SPMB baik untuk jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), akan dimulai dari pendaftaran melalui jalur domisili.

Berdasarkan jadwal yang tertera di laman kotamalang.spmb.id, pendaftaran jalur domisili untuk TK, SD, dan SMP, mulai dibuka pada 8-10 Juni 2026. Pada laman tersebut juga disebutkan bahwa untuk jenjang pendidikan TK hanya dibuka satu jalur yakni domisili.

Kemudian jenjang pendidikan SD memiliki tiga jalur, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Sedangkan, jenjang pendidikan SMP terdapat lima jalur pendaftaran yaitu domisili, afirmasi, prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan mutasi.

Ia menjelaskan pada jalur prestasi akademik proses penerimaan akan menghitung bobot dari prestasi yang diperoleh calon peserta didik dengan melibatkan pihak atau pengurus dari cabang olahraga.

"Yang jelas masing-masing cabang olahraga dari KONI kami libatkan untuk ikut membobot (menghitung skala) kejuaraannya," kata Suwarjana.

  • Pendaftaran SPMB

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.