- Home
-
- Megapolitan
-
- Wali Kota Bantah Jakarta B...
Wali Kota Bantah Jakarta Barat Gotham City, Keamanan Disebut Tetap Terkendali
Senin, 01 Jun 2026, 16:34 WIBJakarta - Wali Kota Jakarta Barat (Walkot Jakbar) Iin Mutmainnah menepis julukan "Gotham City" yang disematkan warganet di media sosial terhadap wilayah Jakarta Barat akibat isu maraknya kriminalitas pada malam hari.
âIin menegaskan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta Barat pada dasarnya relatif aman dan berada dalam kondisi yang terkendali.
â"Ketika kemarin ada isu atau berita terkait dengan Gotham City, saya diskusi dengan Pak Kapolres. Beliau menyampaikan data yang ada di Jakarta Barat sesungguhnya tidak lebih tinggi dari wilayah lain. Secara rata-rata, kita dalam kondisi yang TKA (Terkendali Aman)," ujar Iin usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Barat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (1/6).
âDia menyebutkan salah satu indikator Jakarta Barat tetap kondusif, yaitu masih tingginya aktivitas masyarakat di ruang publik pada malam hari, termasuk pemanfaatan fasilitas olahraga, baik milik pemerintah maupun swasta, seperti Marudja Sport Park.
Menurut dia, hal itu membuktikan warga merasa nyaman beraktivitas hingga larut malam.
âKendati demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar melakukan langkah preventif demi menjaga keselamatan diri, seperti mengurangi aktivitas malam yang tidak mendesak serta memastikan ada pendamping bagi perempuan yang harus keluar malam.
âTerkait julukan "Gotham City", yakni kota fiksi yang dipenuhi kriminalitas dalam komik dan film Batman, Iin mengatakan hal itu murni fiksi. Di dunia nyata, penanganan dinamika keamanan memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat.
âSebagai langkah mitigasi, pihaknya mengoptimalkan peran FKDM di tingkat kecamatan untuk melakukan pemetaan dan penjagaan di titik-titik rawan kriminalitas.
FKDM diproyeksikan sebagai sistem peringatan dini atau early warning system yangbersentuhan langsung dengan akar rumput dan bersinergi dengan unsur Tiga Pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah).
â"FKDM akan bekerja sama dan juga akan berkoordinasi secara efektif dengan unsur Tiga Pilar. Ini menunjukkan bahwa Jakarta Barat siap untuk menjaga Jakarta aman," tegas Iin.
âSelain mengintensifkan patroli keamanan, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga tengah memproses penambahan pengadaan kamera pengawas (CCTV), khususnya di kawasan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) guna memantau titik-titik rawan kejahatan.
âDia mengimbau agar seluruh entitas, baik instansi pemerintah maupun swasta, ikut serta menjaga keamanan lingkungan secara mandiri dengan memasang kamera pengawas di area internal masing-masing.
â"Untuk secara kolektif di fasos-fasum, tentu menjadi kewajiban dari dinas terkait. Harapannya, semua tempat, baik gedung swasta maupun kantor pemerintah, memiliki keamanan yang terpadu," ungkap Iin.Â
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Sido Muncul Santuni 1000 Anak Yatim di Jakarta
-
Mengapa Nuansa Biru Hiasi Pemakaman Vidi Aldiano?
-
Pertamina Beri Literasi Energi-Kesiapan SDM melalui Edukasi Industri
-
Liga Champions: Bayern Munich Pesta Gol di Kandang Atalanta, Selangkah Lagi ke Perempat Final
-
Hari Pertama Kembali ke Sekolah Pasca-Lebaran
-
Menhub Dorong Penguatan Fasilitas Kesehatan di Simpul Transportasi Selama Periode Angkutan Lebaran 2026
-
Bisa Pulang Berkat Telkomsel Poin: Mudik Hepi 2026 Resmi Berangkatkan 1.100 Saudara untuk Lebaran di Kampung Halaman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.