- Home
-
- Megapolitan
-
- BPBD DKI Jakarta Peringatk...
BPBD DKI Jakarta Peringatkan Potensi Banjir Rob Hingga 5 Juni di 12 Wilayah Ini
Kamis, 28 Mei 2026, 15:00 WIBJAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 27 Mei hingga 5 Juni 2026. Peringatan tersebut disampaikan menyusul informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama pada 31 Mei 2026.
Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum di kawasan pesisir utara Jakarta. Kondisi itu dapat memicu terjadinya banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah yang berada di sepanjang garis pantai Jakarta dan Kepulauan Seribu.
BPBD DKI Jakarta menjelaskan, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 19.00 hingga 00.00 WIB selama periode peringatan berlangsung. Karena itu, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi:
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Kepulauan Seribu
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut selama periode pasang maksimum berlangsung. Warga juga diminta menghindari aktivitas di kawasan pesisir yang berisiko terdampak banjir rob, terutama saat air laut mencapai titik pasang tertinggi.
Selain itu, masyarakat diharapkan memastikan sistem drainase di lingkungan masing-masing berfungsi dengan baik guna meminimalkan risiko genangan. BPBD juga meminta warga secara aktif memantau informasi peringatan dini gelombang pasang dan perkembangan kondisi cuaca melalui kanal resmi yang telah disediakan pemerintah.
Masyarakat dapat mengunduh buku panduan kesiapsiagaan banjir sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana. Warga juga diimbau segera melaporkan potensi genangan maupun kejadian banjir melalui aplikasi JAKI agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas terkait.
Untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi banjir dan penanganannya, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah kanal resmi yang telah disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Berikut kanal resmi yang dapat digunakan masyarakat:
1. Situs Pantaubanjir.jakarta.go.id
Menyediakan informasi terbaru terkait kondisi banjir dan penanganannya di Jakarta.
2. Aplikasi JAKI
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui fitur Laporan Warga.
3. BMKG dan BPBD DKI Jakarta
Menyediakan peringatan dini potensi bencana serta informasi tinggi muka air melalui kanal resmi masing-masing.
4. Jakarta Siaga 112
Dapat dihubungi dalam kondisi darurat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
BPBD DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dan banjir dari sumber resmi selama periode potensi rob berlangsung. Kesiapsiagaan dan langkah antisipatif sejak dini dinilai penting untuk mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan akibat pasang maksimum air laut di wilayah pesisir Jakarta.
- Banjir Jakarta
- Jakarta Utara
- Banjir Pesisir
- Kepulauan Seribu
- Pemprov DKI Jakarta
- BPBD DKI Jakarta
- Banjir Rob
- wilayah pesisir
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Ada Fenomena Super New Moon, BPBD Minta Warga Pesisir Jakarta Waspadai Banjir Rob hingga 21 Mei
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.