Ngamuk Hendak Disembelih, Sapi Kurban Terperosok ke Saluran Air di Cilandak Barat

Rabu, 27 Mei 2026, 18:13 WIB

JAKARTA - Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat Jaksel) menangani seekor sapi kurban yang mengamuk hingga terperosok ke dalam saluran air di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat.

"Kami mengerahkan dua unit atau tujuh personel untuk menangani sapi terperosok saluran air," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal saat dihubungi di Jakarta, Rabu (27/5).

Ket. Foto: Seekor sapi kurban mengamuk hingga terperosok ke dalam saluran air di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (27/5). — Sumber: ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Selatan.

Dia mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut pada pukul 10.04 WIB, kemudian langsung mengerahkan personel dan tiba di lokasi pukul 10.13 WIB.

Kejadian itu, kata Asril, berawal dari warga yang ingin membawa sapi kurban tersebut untuk disembelih.

Namun, tiba-tiba sapi kurban tersebut mengamuk lalu terperosok ke dalam saluran air. Warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi dan akhirnya memutuskan untuk menghubungi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan.

"Hingga akhirnya warga menghubungi Gulkarmat Jaksel, lalu langsung ditangani," ungkap Asril. 

Evakuasi Sapi di Pulogadung

Sebelumnya diberitakan, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengevakuasi seekor sapi kurban seberat 350 kilogram (kg) yang terperosok ke dalam gorong-gorong di kawasan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Kejadian sapi kurban milik Bapak Suardi seberat 350 kilogram terjeblos ke gorong-gorong di Pulomas Utara 3, RT 001/ RW 14, Kelurahan Kayu putih, Kecamatan Pulogadung," kata Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Dia menyebutkan proses evakuasi segera dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait sapi kurban yang jatuh ke dalam saluran air.

"Petugas menerima informasi pada pukul 09.10 WIB dari Ketua RT setempat, Pak Warjo. Sapi diketahui terjeblos ke gorong-gorong saat hendak dipotong," ujar Abdul.

Sapi milik Suardi tersebut diduga panik saat akan disembelih, sehingga berlari dan terperosok ke dalam gorong-gorong dengan lebar sekitar satu meter dan kedalaman kurang lebih dua meter.

Warga yang melihat kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan, namun karena ukuran sapi yang besar dan kondisi saluran yang sempit, warga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak dua unit rescue dari sektor 51 dan 512 dikerahkan ke lokasi dengan total 13 personel penyelamat. Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 09.12 WIB, kemudian disusul unit kedua lima menit kemudian.

Petugas langsung melakukan proses evakuasi pada pukul 09.19 WIB dengan menggunakan peralatan rescue dan tali penarik untuk mengangkat sapi dari dalam gorong-gorong tersebut.

"Evakuasi berlangsung cukup hati-hati karena posisi sapi berada di ruang sempit dan harus dipastikan tidak mengalami cedera lebih parah," ungkap Abdul.

Setelah hampir satu jam, sapi tersebut dapat dievakuasi pada pukul 10.11 WIB dalam kondisi selamat. Situasi di lokasi pun kembali kondusif setelah proses penyelamatan selesai dilakukan.

Kejadian itu sempat menarik perhatian warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi sapi oleh petugas damkar.

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menangani hewan kurban, terutama saat proses penyembelihan, guna menghindari kejadian serupa. Ant

  • Hewan Kurban Kabur

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.