Dua Sapi Kurban Terlepas Berhasil Dievakuasi BPBD Kota Tangerang, Begini Kronologinya!

Rabu, 27 Mei 2026, 19:07 WIB

KOTA TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten membantu mengevakuasi dua ekor sapi kurban yang terlepas dalam dua kejadian berbeda di wilayah Neglasari dan Tangerang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang Rabu mengatakan kedua proses evakuasi berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban jiwa. Personel pemadam kebakaran dan penyelamatan diterjunkan usai menerima laporan dari warga dan layanan pengaduan 112.

Ket. Foto: Sapi kurban ngamuk dan nyemplung ke kali di Tangerang. — Sumber: Dok. Istimewa

“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Alhamdulillah dua kejadian evakuasi sapi kurban hari ini dapat ditangani dengan baik dan seluruh hewan berhasil diamankan,” ujar Mahdiar dihubungi wartawan.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan LP Wanita, RT 01/RW 13, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang. BPBD menerima laporan pada pukul 09.15 WIB terkait sapi kurban yang terlepas saat hendak disembelih.

Menurut Mahdiar, sapi tersebut lepas setelah tali pengikatnya putus. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan tindakan jebakan di area pergudangan VIVO.

“Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk melakukan penanganan hingga sapi berhasil dievakuasi dengan aman,” katanya.

Dalam penanganan itu, BPBD menerjunkan satu unit Rangga, satu unit Rangga Mako, serta gabungan personel dari UPT Damkar Cibodas, Pos Belendung, dan Mako.

Sementara itu, kejadian kedua berlangsung di Jalan Batu Panjang depan Pergudangan Duta Indah Star Hub, RT 03/RW 05, Kelurahan Batusari, Kecamatan Neglasari. Seekor sapi dilaporkan tercebur ke gorong-gorong sekitar pukul 13.33 WIB.

Petugas dari Pos Belendung langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi menggunakan peralatan tali dan tripod.

“Evakuasi berjalan lancar. Sapi berhasil diangkat dari gorong-gorong dan dikembalikan dalam kondisi selamat,” ujar Mahdiar.

Dalam operasi tersebut, BPBD menerjunkan satu unit mobil Panther dan tiga personel penyelamatan.

Mahdiar mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi tali pengikat hewan kurban dalam keadaan kuat dan aman, terutama menjelang proses penyembelihan, guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Keselamatan masyarakat dan hewan kurban harus sama-sama diperhatikan. Pastikan pengamanan hewan dilakukan dengan baik dan melibatkan petugas jika dibutuhkan,” pungkasnya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.