Indonesia Desak Komitmen Pelucutan Senjata Nuklir di Tengah Kebuntuan Konferensi NPT

Senin, 25 Mei 2026, 12:25 WIB

JAKARTA - Republik Indonesia mendorong komitmen pelucutan senjata nuklir di tengah kebuntuan Konferensi Tinjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT RevCon) 2026 yang tidak menghasilkan konsensus.

Hal tersebut ditegaskan Indonesia dalam Konferensi yang berlangsung di Markas Besar PBB pada 27 April–22 Mei 2026 sebagai Koordinator Gerakan Non-Blok (GNB) yang mewakili 118 negara anggota, demikian keterangan dari situs resmi Kemenlu pada Minggu.

Ket. Foto: Utusan Tetap Indonesia untuk PBB, Duta Besar Umar Hadi (kanan) menyampaikan pernyataan selaku Koordinator Gerakan Non-Blok (GNB) pada Tinjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT RevCon) 2026 di Markas PBB yang berlangsung 27 April–22 Mei 2026. — Sumber: Kemlu RI

Dalam forum tersebut, Indonesia memimpin koordinasi posisi negara-negara non-blok untuk memastikan implementasi NPT berjalan seimbang pada tiga pilar utama, yakni pelucutan senjata nuklir, non-proliferasi, dan pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai.

Indonesia menegaskan bahwa konsensus tidak boleh dicapai dengan mengorbankan substansi pelucutan senjata nuklir atau menurunkan standar komitmen yang telah disepakati pada siklus peninjauan sebelumnya.

NPT RevCon 2026 berlangsung di tengah meningkatnya risiko nuklir global, termasuk modernisasi persenjataan, potensi uji coba nuklir, serta penggunaan teknologi baru seperti kecerdasan artifisial dalam sistem komando dan kendali nuklir. Saat ini, ada lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir yang masih dipertahankan sejumlah negara.

Indonesia menilai kondisi tersebut meningkatkan risiko salah perhitungan, eskalasi, hingga potensi penggunaan senjata nuklir yang dapat menimbulkan ancaman nyata yang membawa bencana kemanusiaan dan lingkungan yang luas.

Pada sesi penutupan, Indonesia menyampaikan kekecewaan atas tidak tercapainya dokumen akhir substantif dalam konferensi tersebut karena pelucutan senjata nuklir bukanlah agenda abstrak, melainkan kebutuhan nyata bagi perdamaian, stabilitas dan keamanan global.

Indonesia juga menegaskan bahwa negara-negara non-pemilik senjata nuklir telah memenuhi kewajiban non-proliferasi secara ketat berdasarkan NPT.

Sementara itu, negara pemilik senjata nuklir didorong untuk mengambil langkah nyata dalam melaksanakan kewajiban pelucutan sesuai Pasal VI NPT.

Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya jaminan hak setiap negara pihak untuk memanfaatkan energi nuklir bagi tujuan damai tanpa diskriminasi, termasuk dari pendekatan yang bersifat baik politis maupun selektif.

Indonesia juga memberikan apresiasi kepada Vietnam selaku Presiden Konferensi atas upayanya menjaga proses negosiasi tetap inklusif dan konstruktif di tengah dinamika yang kompleks.

Indonesia menegaskan bahwa kegagalan mencapai konsensus tidak boleh melemahkan komitmen global terhadap pelucutan senjata nuklir, melainkan menjadi peringatan atas meningkatnya risiko nuklir dan perlunya penguatan kemauan politik menuju dunia bebas senjata nuklir.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.