• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Code the Future AI Summit ...

Code the Future AI Summit 2026: Bangun Solusi AI Tanpa Jago Coding

Minggu, 24 Mei 2026, 12:25 WIB

JAKARTA - GenDigital Academy bersama Skystar Capital dan Hacktiv8 Indonesia sukses menyelenggarakan Code the Future AI Summit 2026 di TCC Batavia Tower One, Jakarta, Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian hackathon kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tingkat nasional yang berlangsung selama dua bulan.

Acara tersebut mempertemukan lebih dari 120 pelajar, mahasiswa, builders, dan komunitas teknologi dari berbagai daerah. Para peserta diajak membangun solusi berbasis AI untuk menjawab berbagai persoalan nyata di masyarakat, bahkan tanpa harus memiliki pengalaman coding sebelumnya.

Ket. Foto: GenDigital Academy bersama Skystar Capital dan Hacktiv8 Indonesia sukses menyelenggarakan Code the Future AI Summit 2026 di TCC Batavia Tower One, Jakarta, Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian hackathon kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tingkat nasional yang berlangsung selama dua bulan. — Sumber: Istimewa

Code the Future AI Summit 2026 hadir di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat sepanjang 2026. Melalui kegiatan itu, generasi muda didorong untuk memanfaatkan teknologi AI dalam menciptakan produk, solusi, dan bisnis yang berdampak.

Founder GenDigital Academy sekaligus Senior Advisor Academy dan Product Manager Microsoft di Amerika Serikat, Isaac Winoto, mengatakan perkembangan AI membuat proses membangun solusi menjadi lebih cepat dan mudah diakses.

"Kalau pernah ada waktu yang tepat untuk anak muda Indonesia mulai membangun, waktunya adalah sekarang. Teknologi AI membuat proses membangun solusi menjadi jauh lebih cepat dan lebih accessible. Kami percaya masa depan Indonesia akan dibentuk oleh mereka yang mulai membangun hari ini," ujar Isaac.

Summit dibuka melalui opening remarks dari Senior Investment Associate Skystar Capital, Herman Hermawan, serta Vice President GenDigital Academy, Dylan Jaya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi "Future Builders & Leaders Talks".

Dalam sesi tersebut, Herman Hermawan dan Co-Founder sekaligus Chief Evangelist Hacktiv8 Indonesia, Riza Fahmi, membahas bagaimana ide dapat dikembangkan menjadi produk dan bisnis berkelanjutan yang menarik bagi investor. Mereka juga membahas peluang kepemimpinan generasi muda di era AI.

Kolaborasi antara GenDigital Academy, Skystar Capital, dan Hacktiv8 dinilai menunjukkan pentingnya sinergi antara komunitas teknologi dan ekosistem startup dalam mendukung lahirnya talenta digital baru di Indonesia.

Head of Communication and Partnerships Skystar Capital, Christopher, mengatakan kegiatan seperti Code the Future memberi kesempatan bagi industri untuk menemukan talenta muda potensial sejak dini.

"Acara seperti ini memberikan kesempatan bagi kami untuk mendapatkan akses lebih awal kepada talenta-talenta muda di bidang teknologi, khususnya mahasiswa dan pelajar. Kami percaya perkembangan ekosistem digital Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang seperti Code the Future agar talenta-talenta terbaik bangsa dapat terus berkembang dan menunjukkan potensinya," kata Christopher.

Acara tersebut juga menghadirkan demo day dari finalis hackathon kategori high school dan university. Pada kategori high school, peserta mempresentasikan berbagai solusi AI di bidang produktivitas, kesehatan, public policy, hingga Internet of Things (IoT).

Beberapa inovasi yang dipresentasikan antara lain workflow CAD 3D berbasis AI, aplikasi pencarian suster untuk pasien rawat inap, hingga sistem IoT untuk menentukan kebutuhan air tanaman secara optimal. Sementara itu, finalis kategori university menghadirkan solusi AI untuk sektor pendidikan dan finansial.

Inovasi yang dipamerkan meliputi intelligent procurement recommendation system untuk pabrik kelapa sawit, aplikasi komunitas pelestarian bahasa dan budaya lokal Indonesia, hingga multi-agent AI system untuk membantu pengambilan keputusan pinjaman online yang lebih aman dan cerdas.

Selain demo day, peserta juga mengikuti AI Game Show interaktif yang menantang peserta mereplikasi gambar menggunakan prompt AI. Pemenang kompetisi tersebut mendapatkan hadiah berupa langganan Claude AI selama tiga bulan.

Menjelang penutupan acara, GenDigital Academy turut memaparkan arah baru organisasi pada 2026 yang berfokus pada literasi AI dan AI agents, pembangunan volunteering ecosystem, serta pengembangan komunitas learners dan builders di Indonesia.

Melalui program tersebut, GenDigital Academy menargetkan mampu menjangkau 5.000 digital learners baru di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta dalam satu tahun ke depan melalui kolaborasi dengan mahasiswa, profesional, sekolah, komunitas, NGO, hingga partner industri.

Acara kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang hackathon kategori high school dan university serta pemberian sertifikat kepada seluruh finalis dan peserta. GenDigital Academy berharap semakin banyak anak muda Indonesia berani membangun solusi nyata berbasis teknologi untuk mendukung masa depan digital Indonesia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.