Rafael Nadal Janjikan Kisah Jujur dan Emosional dalam Dokumenter Netflix

Jumat, 22 Mei 2026, 05:00 WIB

MADRID — Legenda tenis dunia Rafael Nadal memastikan dokumenter terbarunya bersama Netflix akan menampilkan sisi paling jujur dalam perjalanan kariernya, termasuk masa-masa sulit menjelang pensiun.

Berbicara kepada AFP dalam acara pratinjau dokumenter di Madrid, Kamis (21/5) waktu setempat, Nadal menegaskan dirinya ingin tampil terbuka dan transparan mengenai kehidupan serta perjuangan yang dialaminya selama musim terakhir sebagai petenis profesional.

Ket. Foto: Rafael Nadal. — Sumber: AFP

Serial dokumenter yang terdiri dari empat episode itu dijadwalkan tayang mulai 29 Mei, bertepatan dengan berlangsungnya Prancis Open, turnamen yang menjadi panggung terbesar Nadal dengan rekor 14 gelar juara.

“Saya percaya ini adalah dokumenter yang sangat nyata. Dokumenter ini tidak menggambarkan semuanya dengan indah atau sempurna, tetapi memperlihatkan karier olahraga saya beserta kesulitan yang saya hadapi,” ujar Nadal.

“Saya cukup transparan mengenai hidup saya dan semua yang terjadi. Saya jujur, dan ini adalah kisah saya.”

Nadal menutup karier profesionalnya pada akhir 2024 setelah lebih dari dua dekade mendominasi dunia tenis dan mengoleksi 22 gelar Grand Slam.

Dokumenter tersebut direkam sepanjang musim terakhirnya, ketika Nadal berupaya kembali bersaing setelah dibekap cedera dan menjalani operasi pinggul.

“Saat itu saya masih bermain dan mencoba kembali dari cedera serta operasi pinggul,” kata Nadal.

“Namun saya tidak berhasil. Saya mencoba tetap kompetitif, tetapi saya tidak bisa kembali ke kondisi 100 persen. Seluruh proses itu direkam: keraguan, ketidakpastian, hingga akhirnya menerima kenyataan.”

Mantan petenis nomor satu dunia itu mengaku sempat ragu apakah ingin memperlihatkan fase paling sulit dalam kariernya kepada publik. Namun orang-orang terdekat meyakinkannya bahwa kisah tersebut layak dibagikan.

“Tidak sepenuhnya penting bagi saya untuk menceritakan bagian sulit itu, tetapi saya memiliki orang-orang yang saya percaya dan mereka meyakinkan saya untuk melakukannya,” ujarnya.

“Mereka adalah orang-orang yang sukses di industri ini dan mungkin memiliki pandangan yang lebih luas mengenai perjalanan karier saya.”

Nadal berharap dokumenter tersebut dapat memberi gambaran nyata kepada penggemar mengenai perjuangan seorang atlet elite menghadapi akhir kariernya.

Tahun lalu, Nadal mengucapkan salam perpisahan emosional di Roland Garros, tempat ia membangun status sebagai “Raja Tanah Liat”. Sebagai bentuk penghormatan, jejak telapak kakinya kini diabadikan di lapangan utama Court Philippe Chatrier.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.