- Home
-
- Megapolitan
-
- Jelang Idul Adha, Pemeriks...
Jelang Idul Adha, Pemeriksaan Hewan Kurban Makin Gencar di Jaksel
Jumat, 22 Mei 2026, 08:37 WIBJAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di lokasi penampungan di wilayah Pesanggrahan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
âKami telah melaksanakan monitoring dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tempat-tempat penampungan hewan kurban,â kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Ridho Sosro Yudyantoro saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (22/5).
Dia mengatakan pemeriksaan di lokasi penampungan hewan kurban di Jalan SMA 63, Kecamatan Pesanggrahan, itu dilakukan sebagai bagian dari rangkaian persiapan menyambut Idul Adha guna memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak.
Menurut dia, pemeriksaan tidak hanya dilakukan di satu lokasi, melainkan tersebar di 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan. Namun, Kecamatan Pesanggrahan dipilih karena menjadi salah satu lokasi penampungan dengan jumlah hewan kurban yang cukup besar dan lengkap.
âKecamatan Pesanggrahan ini mungkin salah satu yang paling besar. Hewannya cukup banyak dan lengkap, sehingga konsumennya juga cukup banyak,â ujar Ridho.
Dia menjelaskan setiap hewan yang baru datang ke lokasi penampungan tersebut langsung didata dan diperiksa kesehatannya oleh tim kesehatan hewan dari Sudin KPKP Jaksel.
Pemeriksaan itu meliputi kondisi kesehatan, usia, serta kondisi fisik hewan untuk memastikan tidak terdapat cacat.Â
Pemeriksaan itu salah satunya dilakukan terhadap salah satu sapi jenis limosin yang baru tiba pada Kamis (21/5) siang dari Wonogiri, Jawa Tengah.
âHewan kurban harus memenuhi syarat, salah satunya sehat, cukup umur, dan tidak cacat,â ucap Ridho.
Sementara itu, jumlah hewan kurban di lokasi tersebut mencapai sekitar 200 ekor, namun belum seluruhnya tiba di lokasi penampungan.
âUntuk saat ini, bisa kami nyatakan hewan yang ada di penampungan hewan kurban ini cukup sehat,â tutur Ridho.
Di sisi lain, pemilik tempat penampungan hewan kurban di Jalan SMA 63, Widi Nugroho (36) menambahkan sapi yang baru tiba dari perjalanan jauh tidak langsung diberi minum agar dapat beradaptasi terlebih dahulu.
âBiasanya didiamkan dulu sekitar dua hari supaya tidak stres,â ungkap Widi.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Omzet Naik Drastis, Pedagang Pantai di Trenggalek Sumringah Saat Lebaran
-
UEFA: Italia Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Eropa 2032 Jika Stadion Tak Dibenahi
-
KIP Kuliah Jalur SNBT Resmi Dibuka, Kesempatan Kuliah Gratis Kembali Hadir
-
Lestari Moerdijat: Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga Butuh Dukungan Semua Pihak
-
Prancis Tolak Berikan India Akses ke Teknologi Sensitif Peperangan Elektronik Rafale
-
Idul Adha Sebentar Lagi, Gubernur Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban di Jakarta Masih Stabil
-
Para Nelayan Kecil Harus Benar-benar Dilindungi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.