VinFast Belum Naikkan Harga Mobil Listrik Meski Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Kamis, 21 Mei 2026, 05:00 WIB

Jakarta - VinFast menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga mobil listriknya di Indonesia meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah.

Meski begitu, CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto di Jakarta, Rabu (20/5), mengatakan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyesuaian harga bila keadaan ekonomi semakin mendesak.

Ket. Foto: Mobil listrik VinFast MPV 7 versi produksi dalam negeri yang dipamerkan pada acara peluncurannya di Central Park, Jakarta, Rabu (20/5). — Sumber: Antara

Saat ini perusahaan asal Vietnam tersebut masih memantau perkembangan volatilitas dan dampaknya terhadap rantai pasok hingga biaya produksi.

“Tentu itu sebagai fenomena global yang terus kami cermati. dan tentu kalau harga bahan bakunya meningkat harus dilakukan penyesuaian harga, tapi status per hari ini kami belum akan melakukan penyesuaian harga terlebih dahulu, kami masih memantau seberapa besar volatilitas nilai tukar baik rupiah, USD, dong, dan sebagainya,” ujarnya.

Ia menambahkan, VinFast masih menghitung berbagai aspek sebelum mengambil keputusan terkait harga jual kendaraan listriknya di pasar domestik.

Meski kini telah memiliki fasilitas produksi di kawasan Subang, Jawa Barat, beberapa komponen kendaraan masih harus impor.

“Karena memang banyak aspek, misalnya kita impor dari Vietnam, bahan baku dan lain sebagainya, kita masih mencermati,” katanya.

VinFast juga menegaskan tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan terkait penyesuaian harga.

Menurut perusahaan, perubahan harga akan berdampak luas terhadap rantai bisnis, termasuk pemasok dan pihak lain yang terlibat dalam operasional perusahaan.

“Karena begitu kita melakukan penyesuaian harga, itu banyak efek turunannya, ke supplier, dan berbagai pihak yang terlibat, sehingga kami tidak ingin melakukan keputusan yang terburu-buru sehingga kita masih memantau terlebih dahulu,” ujar Kariyanto.

Sebelumnya, beberapa produsen otomotif lainnya mengungkap hal serupa. Chery dan BYD juga tidak menampik kemungkinan akan menaikkan harga kendaraannya dengan kondisi berbagai biaya produksi yang meningkat.

“Kita juga lagi lihat karena sekarang salah satu alasannya semua biaya lagi naik jadi ada faktor itu juga. Kita lagi coba kalkulasi, tapi kalau biaya tetap naik ada kemungkinan harganya naik juga,” kata Country Director Chery Sales Indonesia (CSI) Zeng Shuo di Jakarta, Senin (18/5).

Sementara itu, BYD mengungkap telah mengkaji berbagai kemungkinan dampak yang terjadi akibat kondisi ekonomi yang tengah terjadi.

"Kita telah memikirkan kondisi-kondisi ini melalui studi komprehensif dan sampai saat ini kami masih tetap positif dan percaya diri dengan strategi yang kami miliki, baik secara produk, harga, juga promosi-promosi yang kami akan lakukan. Kalau ditanya potensi (kenaikan harga) mungkin saja, tapi saat ini tidak dalam strategi jangka pendek kami," kata Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motors Indonesia Luther Panjaitan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.