Pemkab Bekasi Targetkan 200 Bank Sampah Baru pada 2026 untuk Dukung Zero Waste

Kamis, 21 Mei 2026, 17:30 WIB

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menargetkan pembentukan 200 bank sampah baru di tingkat Rukun Warga (RW) sepanjang  2026 setelah menetapkan pembentukan dan pembinaan terhadap 80 bank sampah serupa periode tahun sebelumnya.

Ketua Tim Pengendalian dan Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Nurul Fitria menjelaskan upaya ini merupakan bagian dari visi jangka panjang menciptakan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di daerah tersebut.

Ket. Foto: Tim Pengendalian dan Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi melakukan pembinaan kepada pengelola Bank Sampah Masdul di RW 08, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kamis (21/5). — Sumber: Antara

"Target jangka panjang kami, mewujudkan satu RW satu bank sampah di seluruh Kabupaten Bekasi. Sebagai langkah awal, tahun lalu kami telah menetapkan pembentukan di 80 RW. Tahun ini, kami akan meningkatkan jumlahnya secara signifikan dengan menargetkan pembentukan di 200 RW," katanya di Cikarang, Kamis (21/5).

Dia menyatakan, sejauh ini Kabupaten Bekasi telah memiliki total 482 unit bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah. Selain fokus penambahan, pihaknya juga terus memastikan keberlanjutan operasional unit yang sudah ada.

Upaya itu dijalankan melalui sistem evaluasi berkala dan revitalisasi terhadap unit-unit yang sudah terpantau pasif guna memastikan seluruh bank sampah dapat beroperasi secara konsisten.

Salah satu contoh keberhasilan pengelolaan sampah di wilayahnya adalah Bank Sampah Masdul yang berlokasi di RW 08, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat.

Menurut Nurul unit ini telah menjadi model percontohan berkat penerapan tiga aspek utama yakni pengolahan sampah total berbasis konsep 'Zero Waste Oriented'.

Kemudian integrasi dengan program ketahanan pangan serta penerapan ekonomi sirkular yang dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat setempat.

"Kami berharap keberhasilan RW 08 Desa Telagamurni ini dapat direplikasi di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Dengan demikian, sampah tidak lagi menjadi limbah yang dibuang begitu saja tapi diolah menjadi sumber ekonomi dan ketahanan pangan bagi warga," ujarnya.

Pihaknya turut mengajak masyarakat untuk menjadikan budaya memilah sampah sebagai gaya hidup sehari-hari. Langkah ini diyakini dapat mempercepat terwujud sistem pengelolaan sampah berbasis economi sirkular sekaligus mendukung visi besar menuju konsep zero waste di Kabupaten Bekasi.

  • Pemkab Bekasi

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.