PSG Belum Menang di Ligue 1, Monaco Kuasai Puncak Klasemen

Minggu, 06 Sep 2026, 00:09 WIB

PARIS — Awal musim Paris Saint-Germain (PSG) di Ligue 1 kembali mengecewakan. Juara Eropa itu sempat unggul lebih dulu, tetapi akhirnya dipaksa menyerah 1-2 oleh AS Monaco di Parc des Princes, Sabtu (5/9) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut membuat PSG belum meraih satu pun kemenangan dalam tiga pertandingan pertama Ligue 1. Sebaliknya, Monaco melanjutkan start sempurna dan langsung memimpin klasemen dengan tiga kemenangan dari tiga laga.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Ligue 1, Paris Saint-Germain vs Monaco. — Sumber: PSG

PSG sebenarnya membuka pertandingan dengan meyakinkan. Kapten Marquinhos membawa tuan rumah unggul sesaat setelah laga melewati menit ke-30. Bermain di hadapan pendukung sendiri untuk pertama kalinya di Ligue 1 musim ini, pasukan Luis Enrique tampak berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri periode sulit mereka.

Namun, Monaco bangkit setelah jeda. Flavio Nazinho menyamakan kedudukan sebelum winger Belgia, Stanis Idumbo, mencetak gol kemenangan pada menit ke-72.

Hasil tersebut membuat PSG baru mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan. Mereka kini tertinggal tujuh angka dari Monaco di puncak klasemen.

Kondisi itu terasa semakin ironis karena sebelum pertandingan dimulai PSG mengumumkan bahwa Luis Enrique telah menandatangani perpanjangan kontrak selama tiga tahun. Pelatih asal Spanyol tersebut akan tetap menangani klub hingga 2030.

“Kami jelas layak menang. Itu pendapat saya,” ujar Luis Enrique seusai pertandingan.

“Saya melihat pertandingan ini dan menurut saya ini tipe laga ketika kami lebih baik daripada lawan serta menciptakan jauh lebih banyak peluang. Namun, penjaga gawang lawan menjadi pemain terbaik di lapangan.”

PSG mencatatkan start domestik yang jauh dari harapan setelah sebelumnya menjuarai Piala Super UEFA dengan mengalahkan Aston Villa.

Setelah itu, mereka kalah dari Lens dalam ajang Trophée des Champions, kemudian bermain imbang pada dua pertandingan pembuka Ligue 1 melawan Rennes dan Lille.

Dalam kedua pertandingan tersebut, PSG bahkan harus bangkit dari ketertinggalan dua gol. Pekan lalu, Marquinhos menjadi penyelamat dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir ketika menghadapi Lille.

Bek asal Brasil itu kembali menjadi pencetak gol PSG saat melawan Monaco. Pada menit ke-31, Marquinhos memanfaatkan umpan mendatar Khvicha Kvaratskhelia dengan sentuhan dada untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

PSG terlihat mengendalikan pertandingan. Namun, Monaco justru menunjukkan efektivitas yang lebih baik setelah turun minum.

Maghnes Akliouche hampir menggandakan keunggulan PSG sesaat setelah babak kedua dimulai ketika tembakannya membentur mistar. Monaco kemudian mendapatkan momentum.

Pada menit ke-58, Nazinho menyamakan kedudukan melalui sundulan di tiang jauh setelah menerima umpan Jordan Teze.

Monaco semakin percaya diri dan akhirnya mencetak gol kedua pada menit ke-72. Aleksandr Golovin memberikan umpan kepada Idumbo, yang kemudian menaklukkan kiper Matvey Safonov melalui tembakan ke tiang dekat.

Kemenangan Monaco datang setelah klub menjalani pekan yang cukup bergejolak di luar lapangan.

Monaco sebelumnya berharap mendapatkan pemasukan besar dari penjualan pemain ke Premier League setelah gagal lolos ke Liga Champions musim ini.

Namun, rencana tersebut berantakan pada hari terakhir bursa transfer ketika penyerang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, mundur dari kepindahan senilai 40 juta pound. ke Everton.

Sebelumnya, Monaco juga membatalkan rencana menjual gelandang Senegal, Lamine Camara, ke Chelsea.

Balogun tidak masuk skuad Monaco untuk menghadapi PSG dan belum bermain untuk klubnya musim ini.

“Balogun adalah pemain Monaco. Selama dia masih menjadi pemain Monaco dan dalam kondisi fit, dia akan tersedia untuk membantu klub,” kata pelatih Filipe Luis, mantan bek Atletico Madrid asal Brasil. Camara sendiri tampil menghadapi PSG.

PSG berusaha mengejar ketertinggalan dengan memasukkan Ousmane Dembélé dan Ferran Torres pada fase akhir pertandingan.

Namun, keduanya gagal menyelamatkan tuan rumah. Gol Torres dianulir karena offside terhadap Dembélé.

Pada masa injury time, Dembélé hampir menyamakan kedudukan. Akan tetapi, kiper Monaco Lukas Hradecky melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan kemenangan tim tamu.

Ini menjadi musim kedua secara beruntun PSG kalah di kandang dari Monaco.

Sementara itu, Lyon meraih kemenangan 3-1 atas Auxerre dan menempati posisi kedua dengan koleksi enam poin. Lille juga mengoleksi enam poin setelah mengalahkan Toulouse 1-0 pada Kamis berkat gol Ayase Ueda.

Monaco kini memimpin klasemen dengan sembilan poin sempurna. PSG, sang juara bertahan Ligue 1 dan juara Eropa, justru harus segera menemukan kembali konsistensinya sebelum tertinggal semakin jauh.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.