- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ebola Mengganas, Uganda La...
Ebola Mengganas, Uganda Larang Warga Jabat Tangan
Rabu, 20 Mei 2026, 17:08 WIBMOSKOW - Kementerian Kesehatan Uganda menetapkan larangan menjabat tangan dan praktik menyapa lain yang berpotensi menyebabkan penularan penyakit menyusul terkonfirmasinya dua kasus Ebola.
Menurut laporan Nile Post pada Selasa (19/5), Kemkes Uganda terus memonitor dinamika penyakit di negara tersebut serta mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah penularannya.
Saat ini, dua kasus Ebola telah terdeteksi di Uganda, dengan salah satu kasusnya berakhir fatal. Dua individu tersebut diketahui merupakan warga negara Republik Demokratik Kongo (DRC).
Pada Ahad (17/5), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC).
Menurut data terbaru dari otoritas DRC, 131 kematian akibat virus tersebut tercatat terjadi di negara tersebut. Sementara, wabah Ebola yang terjadi di DRC sebelumnya berakhir pada Oktober 2025. Ant
Berita Terkait:
-
Investasi Industri Tekstil Diprediksi Serap Hingga 9.800 Tenaga Kerja, AGTI Optimistis Sektor TPT Terus Tumbuh
-
Perum Bulog Serap 3,5 Juta Ton Setara Beras Petani demi Perkuat Pangan Nasional
-
Presiden Prabowo Sampaikan Pengantar RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di DPR
-
Bengawan Jero Jadi Tumpuan, Distribusi Air Pertanian Diperketat
-
Masjid dan Pondok Pesantren di Pamekasan Krisis Air Bersih
-
Pemprov Bangka Belitung Terbitkan Ingub UHC dan JKN, Akses Layanan Kesehatan Masyarakat Diperkuat.
-
Cirebon Kebanjiran Wisatawan, Sebanyak 2,67 Juta Pelancong Datang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.